#reklamasi#Pesawaran#Penyelidikan#beritalampung

Polres Pesawaran Lanjutkan Penyelidikan Reklamasi di Pantai Ketapang

( kata)
Polres Pesawaran Lanjutkan Penyelidikan Reklamasi di Pantai Ketapang
Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi . (Foto:Lampost/Amri)


PESAWARAN (Lampost.co)--Penyidik Polres Pesawaran akan melanjutkan penyelidikan kasus dugaan rekla masi dan bangunan ilegal di Pantai Keta pang,Teluk Pandan,Kabupaten Pesawaran.
Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan petugasnya akan melanjutkan penyelidikan kasus dugaan rekla masi di pantai Ketapang.
"Yang jelas akan di tindak lanjuti, kalau sebelumnya telah dilakukan penyelidikan sebab saya juga baru bertugas disini dan melanjutkan kasus yang telah diselidiki sebelumnya,"kata Syaiful,Jumat (5/1/2018).
Dia menjelaskan,untuk menindak lanjuti kasus dugaan reklamasi pantai di Ketapang, petugasnya terlebih dahulu akan melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas terkait, khususnya pemerintah Kabupaten Pesawaran.
"Sebelum melakukan penyelidikan, petugas akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan memelajari, dugaan pelanggaran atau reklamasi benar atau tidaknya,"ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, penyidik Polres Pesawaran akan melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan reklamasi dan ba ngunan ilegal di Pantai Ketapang, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. "Kami sedang memproses penyelidikan. Kasus akan ditindaklanjuti jika ada unsur pelanggaran atau pidana sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kapolres Pesawaran, AKBP Syarhan, Selasa (26/9/2017).
Dia menjelaskan dalam kasus dugaan reklamasi dan bangunan ilegal di Pantai Ketapang, petugasnya akan mengumpulkan bahan barang keterangan untuk selanjutnya diproses penyelidikan lebih lanjut sampai pada proses penegakan hukum.  "Yang jelas, masih dalam proses lidik. Jika barang bukti dan keterangan sudah lengkap, maka akan ditingkatkan statusnya pada sidik," ujarnya.
Diberitakan Lampost.co sebelumnya, Camat Teluk Pandan, M. Yuliardi kembali melayangkan surat terkait keberadaan sejumlah bangunan ilegal di wilayah Pantai Ketapang, Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.
Hal itu disampaikan M.Yuliardi saat dihubungi Lampost.co melalui sambungan ponsel, Senin (25/9/2017). "Senin (25/9/2017) saya kembali membuat dan melayangkan surat teguran terkait keberadaan sejumlah bangunan ilegal di Pantai Ketapang, melalui Kades Batumenyan," kata M. Yuliardi.
 

Ahmad Amri







Berita Terkait



Komentar