#citralandlampung#longsor

Polresta Panggil Disperkim sebagai Saksi Longsor Citraland

( kata)
Polresta Panggil Disperkim sebagai Saksi Longsor Citraland
Dua rumah di Citraland longsor. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung, diminta Polresta Bandar Lampung menjadi saksi terkait kasus rumah longsor di kawasan perumahan Citraland. 

Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan Pemukiman Disperkim Kota, Dekrison, mengatakan Polresta melayangkan surat pemanggilan sebagai saksi.  

"Kamis surat dari polres, jadwal pemeriksaan harusnya Jumat. Tapi, saya belum hadir dan saya telepon belum siap, karena mau siapkan data-data takutnya salah. Yang jelas berkas kami siapkan dahulu, karena berkas Citraland sekitar 2015 - 2016 lalu," ujarnya, Senin, 1 Februari 2021. 

Kendati demikian, dia tidak mengetahui pertanyaan yang akan dilayangkan Polresta terkait rubuhnya rumah di Citraland. "Kami belum tahu lebih spesifiknya dan kami masih menunggu pemanggilan lagi," kata dia.  

Sementara itu akademisi kontruksi dari Universitas Lampung (Unila), Sasana Putra, mengatakan dari bentuk bangunan berukuran besar dengan posisi berada pada lereng mengakibatkan tidak adanya struktur padat yang dapat menahan beban bangunan. 

"Pada kondisi itu hujan turun deras akibatnya terjadi bidang geser dari tanah, sehingga terjadi longsoran lereng. Setelah longsor pertama, pondasi bangunan minimalis, bangunan setinggi itu pondasinya dipinggir lereng dan pondasi dangkal. Makanya beban bangunan hanya di tanah tidak bisa menahan, ketika longsor bangunan akan ikut, untuk daerah lereng minimal pondasi agak dalam," katanya. 

Untuk itu, ke depan Pemkot diharapkan dapat lebih selektif memberikan rekomendasi izin dan melihat secara detail. "Izin pendirian bangunan secara teknis harus dilengkapi dokumen, karena bangunan akan mempengaruhi lingkungan sekitar. Untuk itu arus ada standar layak bangunan. Ada tim untuk itu harusnya berfungsi, bukan hanya sekedar mengesahkan," ujar dia.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar