#kriminal

Polres Lamtim Ungkap 14 Kasus dalam 10 Hari

( kata)
Polres Lamtim Ungkap 14 Kasus dalam 10 Hari
Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan saat konferensi pers pengungkapan 14 kasus, Jumat, 24 Januari 2020. Lampost.co/Djoni Hartawan Jaya

Sukadana (Lampost.co) -- Polres Lampung Timur dalam kurun waktu 10 hari mampu mengungkap 14 kasus kejahatan, termasuk penggerebekan gudang pembuatan senjata api rakitan di Desa Belimbingsari, Kecamatan Jabung. Pengungkapan dari 15 hingga 24 Januari 2020 tersebut disampaikan Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan, Jumat, 24 Januari 2020, saat konferensi pers di mapolres setempat.

Kapolres menjelaskan ke-14 kasus yang diungkap tersebut adalah dua kasus pencurian dengan kekerasan, tujuh kasus pencurian dengan pemberatan dengan 11 tersangka. Lalu, tiga kasus penyalahgunaan narkoba dengan tujuh tersangka, percobaan kejahatan satu tersangka, dan penggerebekan rumah pembuat senjata sapi dengan satu tersangka HR yang tewas karena melawan petugas saat akan ditangkap.

Kapolres yang didampingi Kabag Ops Kompol Hakim Rambe dan Kasat Reskrim AKP Faria Arista mengatakan dari gudang pembuatan senjata api rakitan di Desa Belimbingsari, Kecamatan Jabung, petugas menyita berbagai barang bukti peralatan untuk membuat senjata api rakitan. Kemudian tiga senjata api yang siap dijual juga turut diamankan dari gudang tersebut.

Adapun barang bukti milik HR tersebut yang kini diamankan di Mapolres Lamtim, antara lain tiga senjata api, mesin las, genset kecil tiga unit, puluhan bahan baku besi, dan satu unit sepeda motor Honda Beat.

Dia menambahkan selain menggerebek gudang tempat pembuatan senjata api rakitan, di hari yang sama atau Kamis siang, 23 Januari 2020, jajaran Polres dalam waktu hampir bersamaan juga menangkap tersangka HR, di rumah istri keduanya, di wilayah Kecamatan Candipuro, Lamsel.

Namun saat proses penangkapan, pelaku mencoba kabur dengan melawan yang  membahayakan petugas. Karena itu, petugas kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur hingga HR dapat dilumpuhkan dan akhirnya tewas.

Jajaran Polres Lamtim masih akan terus melakukan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap jaringan senjata api rakitan buatan HR tersebut.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar