#beritalampung#beritalamteng#gagalginjal

Polres Lamteng Gelar Razia Obat Sirop Sejumlah Apotek di Bandarjaya

( kata)
Polres Lamteng Gelar Razia Obat Sirop Sejumlah Apotek di Bandarjaya
Pemeriksaan obat-obatan yang dijual apotek di wilayah Bandarjaya, Lampung Tengah. Lampost.co/Tedjo Waluyo


Gunungsugih (Lampost.co): Polres Lampung Tengah mengelar razia obat pemicu gagal ginjal akut pada anak di sejumlah apotek di wilayah Bandarjaya, Selasa, 25 Oktober 2022.

Kasat Reserse Narkoba AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan tem Gabungan Sat Narkoba, Sat Reskrim, dan Bid Dokers Polres Lampung Tengah, menggelar razia dan pemantauan peredaran obat sejumlah apotek di kawasan Bandarjaya.

Dia mengatakan razia tersebut guna memastikan peredaran obat sirop yang sedang marak dan diduga menjadi pemicu gagal ginjal akut pada anak sudah tidak dijual lagi di wilayah hukum Polres Lampung Tengah. "Razia guna memastikan peredaran obat sirop ini sudah tidak ada lagi di apotek dan toko obat di wilayah hukum Terbanggi Besar," kata Yofi.

Baca juga:  Buaya Muara Teror Warga Bumisari Tulangbawang

Dia mengatakan seluruh jajaran terus melakukan pengawasan dengan mendatangi apotek-apotek yang masih menjual obat yang direkomendasikan untuk ditarik.

"Jika masih ditemukan di apotek yang menjual obat-obatan tersebut, untuk segera dilakukan pengamanan atau disarankan kepada apoteknya untuk tidak dijual," kata dia.

Dari hasil sampling dan pengujian terhadap 39 dari 26 sirop obat sampai dengan 19 Oktober 2022 dinyatakan adanya kandungan cemaran etinol glikol (EG) yang melebihi ambang batas aman pada 5 obat. 

Obat-obatan yang melebihi ambang batas aman tersebut yakni. 

1. Termorek sirup (obat demam) produksi PT Konimex  dengan Nomor edar DBL7813003537A. 1. Kemasan dus botol plastik @.60.ml.

2.Flurin SMP Sirup (obat batuk dan flu) produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar  DTL0332708637A. 1. Kemasan dus botol plastik @ 60.ml.

3. Unibebi Cough sirup (obat dan flu)  produksi universal pharmaceutical industries  dengan nomor izin edar  DTL7226303037. A. 1. Kemasan dus botol plastik @.60.ml.

4. Unibebi Demam Sirup (obat demam)  produksi universal pharmaceutical industries dengan nomor izin edar DBL 8726301237.A.1. Kemasan dus botol plastik @.60.ml.

5. Unibebi demam drops (obat demam) produksi universal pharmaceutical industries dengan nomor izin edar DBL192630333A. @.I5 ml. 

AKP Yofi mengimbau seluruh toko obat dan apotek untuk tidak lagi menjual obat-obat tersebut kepada masyarakat. 

"Bagi masyarakat harus lebih waspada dan tidak membeli obat jika tidak ada resep dari dokter," kata dia.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar