#KRIMINAL#BERITALAMSEL

Polres Lamsel Tangkap Pelaku Penggelapan Arang Seberat 30 Ton

( kata)
Polres Lamsel Tangkap Pelaku Penggelapan Arang Seberat 30 Ton
Foto Arang . ANT/M Agung Rajasa


Kalianda (Lampost.co) -- Team Unit Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Polres Lampung Selatan, menangkap pelaku tindak kejahatan penggelapan muatan arang seberat 30 ton senilai Rp200 juta. Informasi yang di dapat lampost.co, tersangka tindak pidana penggelapan muatan truk yang berisi arang batok kelapa beinisial RMM (36), warga Desa Bedengseng, Kecamatan Tungkaljaya, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan AKP Enrico Donald Sidauruk menerangkan, pelaku ditangkap petugas pada hari Rabu, 9 Juni 2021, sekira jam 10.30 WIB. Sementara arang yang digelapkan pelaku merupakan milik Asmar Penjaitan (42), korban berprofesi sebagai pengurus penyeberangan di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.

"RMM diamankan di Desa Bedengseng, Kecamatan Tungkaljaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan," katanya, Kamis, 10 Juni 2021.

Penangkapan itu bermula dari tindakan ilegal pelaku, yakni menggelapkan muatan truk berisi arang batok kelapa sejumlah 23 ton pada hari Sabtu, 15 Mei 2021, sekira jam 12.30 WIB dengan tempat kejadian perkara (TKP) di parkiran SPBU Kotadalam, Kecamatan Sidomulyo.

"Pemindahan muatan tersebut berjalan mulus karena dilakukan tanpa seizin dan sepengetahuan korban selaku pemilik muatan," lanjutnya.

Enrico menjelaskan, setelah menerima laporan dari korban team Unit Jatanras kemudian bereaksi melakukan perburuan terhadap pelaku. Dari pengumpulan bukti-bukti dan informasi ditambah kerjasama apik dengan Unit Reskrim Polsek Tunggaljaya, Polres Musi Banyuasin.

"RMM berhasil dibekuk petugas saat sedang berada di bengkel tambal ban persis di depan tempat usaha rumah makan milik pelaku yang berlokasi di Desa Bedengseng, Kecamatan Tungkaljaya, Kabupaten Musi Banyuasin," katanya.

Bersama tersangka, turut diamankan barang bukti berupa 1 unit mobil jenis mini bus merk Toyota Sigra warna merah dengan nomor polisi BH 1566 ND. Pelaku disangkakan melanggar Pasal 372 KUH Pidana tentang penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun. 


 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar