#beritalampung#beritalampungterkini#kriminal#kriminalitas#pemboboltoko#pencurian

Polres Lamsel Bekuk 3 Pembobol Alfamart di Palas

( kata)
Polres Lamsel Bekuk 3 Pembobol Alfamart di Palas
Tekab 308 Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan saat menangkap pelaku pembobol Alfamart Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Kamis, 27 Oktober 2022. Dok


Kalianda (Lampost.co) -- Jajaran Tekab 308 Reserse Kriminal Polres Lampung Selatan menangkap tiga pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di Alfamart Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Senin, 24 Oktober 2022, sekitar pukul 23.15 WIB. Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku melawan saat akan ditangkap.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin membenarkan penangkapan pelaku curat di Alfamart Bumi Daya. Ketiga pelaku, yaitu HS (32), warga Margajasa, Kecamatan Sragi, kemudian AS (19), warga Bumirestu, Palas, dan PR (36), warga Dusun Mekarjaya II, Desa Bumidaya, Palas.

Baca juga: Karyawati BRILink di Natar Ditodong Pistol, Uang Belasan Juta Raib 

Kapolres menjelaskan kejadian terjadi pencurian di Alfamart Desa Bumidaya pada Senin malam, 24 Oktober 2022, sekitar pukul 23.15 WIB. Pelaku masuk toko dengan cara menjebol lubang ventilasi belakang. Pada saat kejadian toko sudah tutup dan keadaan kosong serta terkunci.

Lalu Pelaku masuk dan mengambil barang-barang dagangan yang berada di dalam toko tersebut, seperti berbagai merek rokok dan berbagai macam merek kosmetik, materai, makanan dan minuman ringan, serta dua ponsel android.

"Selain ponsel, mereka juga mengambil tujuh unit kamera CCTV yang terpasang di dalam toko. Atas kejadian tersebut, toko mengalami kerugian dengan total sekitar Rp12 juta," ujarnya, Kamis, 27 Oktober 2022.

Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palas. Mendapat laporan itu Tekab 308 Presisi Polres Lamsel dan Polsek Palas melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

"Kamis, 27 Oktober 2022, tim yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hendra Saputra mengamankan pelaku dan barang buktinya. Pelaku berusaha melawan sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur," ujarnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar