#Polres#LampungUtara

Polres Lampura Tangkap 52 Pelaku Kejahatan dalam 14 Hari

( kata)
Polres Lampura Tangkap 52 Pelaku Kejahatan dalam 14 Hari
Polres Lampura gelar rilis pers ungkap kasus selama Ops Cempaka Krakatau 2021, Kamis, 4 Maret 2021. Lampost.co/Hari Supriyono


Kotabumi (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara (Lampura) telah mengungkap 50 kasus dengan 52 orang tersangka selama Operasi Cempaka Krakatau 2021 yang digelar pada 15 sampai 28 Februari 2021 .

Kapolres Lampura, AKBP Bambang Yudho Martono, mengatakan, puluhan tersangka ini ditangkap karena melakukan aksi kejahatan meliputi premanisme, kejahatan jalanan, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), jambret, perjudian, prostitusi, debt collector yang menggunakan jasa preman, dan tindak kriminal lainnya.                                      

"Selain menangkap puluhan pelaku kejahatan, kami juga menyita barang bukti berupa delapan unit sepeda motor, satu senjata api rakitan, 14 bilah senjata tajam, dan uang tunai Rp1,8 juta, serta 15 ponsek berbagai merek.  Ada juga dua set kartu remi, puluhan botol minuman keras, serta narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,29 gram," kata Bambang, di halaman Kantor Mapolres Lampura, Kamis, 4 Maret 2021. 

Puluhan tersangka berikut barang bukti telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres menjelaskan, secara rinci kasus kejahatan tersebut meliputi kasus curas sebanyak satu kasus dengan pelaku satu orang,  kasus curat delapan kasus dengan jumlah pelaku 10 orang, kasus curamor satu kasus dengan jumlah pelaku satu orang,  kasus sajam 10 kasus dengan jumlah pelaku 12 orang,  kasus prostitusi satu kasus dengan jumlah pelaku lima orang, kasus narkoba empat.kasus dengan pelaku delapan orang, dan senjata api rakitan penyerahan dari warga.                        

"Dengan banyaknya pelaku tindak kejahatan yang dapat ditangkap ini,  diharapkan masyarakat Lampura sadar dan paham bahwa polisi selalu berbuat yang terbaik," terang Kapolres.

Keberhasilan ini juga, lanjut kapolres, berkat peran aktif masyarakat Lampura dalam memberikan informasi.  

"Alhamdulillah, kami masih semangat dan bisa menunjukkan eksistensi sebagai pelindung, pengayom, pelayan, dan penegak hukum,"tegasnya. 

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar