#beritalampung#beritalampungterkini#penimbunanbbm#solar#pertalite

Polres Lampura Masih Selidiki Penimbunan 2.010 Liter BBM Jenis Solar dan Pertalite

( kata)
Polres Lampura Masih Selidiki Penimbunan 2.010 Liter BBM Jenis Solar dan Pertalite
Polres Lampung Utara bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampura menggerebek gudang penimbunan BBM bersubsidi di Desa Kalibalangan, Abung Selatan, sekitar pukul 22.25 WIB, Senin, 12 September 2022. Dok Polres


Kotabumi (Lampost.co) -- Polres Lampung Utara masih menyidik kasus penimbunan BBM dengan tersangka Jaelani (60), warga Desa Kalibalangan, Abung Selatan. Tersangka menimbun BBM jenis solar dan pertalite 2.010 liter.

"Saat ini kami masih terus melakukan proses penyidikan dan masih melengkapi berkas perkaranya guna dilimpahkan ke Kejaksaan Kotabumi," ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Eko Rendi Oktama, Selasa, 27 September 2022.

Dia mengatakan pihaknya akan segera melimpahkan berkas perkara dugaan penimbunan BBM dengan tersangka Jaelani tersebut. “Apabila berkas perkaranya telah lengkap akan segera kami limpahkan ke Kejari Kotabumi,” katanya.

Sebelumnya, Polres Lampung Utara  menetapkan pemilik gudang penyimpanan solar dan pertalite yang ditemukan 2.010 liter Jaelani (60), warga Desa Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara, sebagai tersangka. Polres langsung menahan tersangka.

Baca juga: Polres Lamteng Limpahkan Berkas Polisi Tembak Polisi ke Kejari Gunungsugih

Namun, dalam keterangannya kepada polisi, tersangka membantah telah melakukan penimbunan.

Tersangka menimbun 52 jeriken BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite dalam gudang rumah. "Saat ini tersangka dan berikut barang bukti puluhan jeriken berisikan BBM jenis solar dan pertalite diamankan guna proses penyidikan lebih lanjut," ujar Eko, Selasa, 13 September 2022.

Dia menjelaskan dalam penggerebekan gudang itu tersangka sempat melarikan diri ke daerah Tebu, Sumberjjaya, Lampung Barat. Namun, akhirnya petugas dapat menangkapnya.

Muharram Candra Lugina








Berita Terkait



Komentar