#kriminal#narkoba#pilekstasi#LampungUtara

Polres Lampung Utara Bekuk Pemasok Pil Ekstasi

( kata)
Polres Lampung Utara Bekuk Pemasok Pil Ekstasi
Kasus narkoba. Dok. Lampost.co


KOTABUMI (lampost.co) -- Polres  Lampung Utara membekuk seorang pengedar narkoba jenis pil ekstasi di jalan Desa Bandarabung, Surakarta, Senin (30/10/2017). Tersangka melupakan pelaku yang menjajakan barang haram tersebut di tempat hiburan organ tunggal.
Dari tersangka, petugas menyita barang bukti satu butir pil ekstasi logo A seharga Rp250 ribu dan uang tunai Rp3 juta. Kini, kasusnya masih ditangani Satnarkoba Polres Lampung Utara. Tersangka adalah Fahromi Ahmad (40), warga Kelurahan Sindangsari, Kotabumi.
Kasat Narkoba Polres Lampung Utara Iptu Andri Gustami menjelaskan tersangka yang telah menjadi target operasi (TO) ditangkap di tengah jalan usai menjajakan pil ekstasi di tempat hiburan organ tunggal di daerah itu.
”Saat ditangkap, ditemukan barang bukti satu butir pil ekstasi yang disimpan dalam dompet saku celananya berikut uang tunai Rp3 juta yang diduga hasil penjualan barang haram tersebut,” ujarnya, kemarin.
Dia menjelaskan dari hasil pemeriksaan sementara tersangka mengakui perbuatannya dan telah lama menjajakan pil ekstasi. ”Semua barang telah terjual dan tinggal satu butir yang tersisa,” kata dia.
Tersangka juga mengakui barang tersebut khusus dijajakan di tempat-tempat hiburan organ tunggal dan satu butirnya dijual seharga Rp250 ribu.
Polres Lampung Utara juga menangkap dua pemuda pengendara sepeda motor yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu sebanyak satu paket saat melintasi jalan raya Desa Banjarnegeri, Muarasungkai, Lampung Utara.
Barang bukti satu paket seharga Rp350 ribu ditemukan dalam saku celana.
Kedua pemuda yaitu Roni (28) dan Robin (27), warga Desa Gunungkatun, Tulangbawang Barat. Mereka mengakui barang tersebut akan dikonsumsi berdua dan tidak jual. ”Kami berdua membeli barang haram ini hanya untuk dikonsumsi sendiri dan bukan untuk dijual,” kata tersangka. 

 

Hari Supriyono









Komentar