#Polres-Lambar#Pencurian-Ternak

Polres Lampung Barat Ungkap Lima Kasus Kejahatan

( kata)
Polres Lampung Barat Ungkap Lima Kasus Kejahatan
Kepolisian Resor Lampung Barat ekspos lima perkara yang berhasil ditangani kepolisian setempat, Sabtu 2 November 2019. (Foto: Eliyah/Lampost.co)

Liwa (Lampost.co) -- Kepolisian Resor Lampung Barat ekspos lima perkara yang berhasil ditangani kepolisian setempat. Ungkap kasus kejahatan yang terjadi beberapa minggu terakhir itu diantaranya kasus pencurian ternak sapi.

Untuk kasus pencurian ternak sapi, aparat Polres Lampung Barat berhasil membekuk lima tersangka. Sementara untuk kasus ini, satu tersangka lainnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Lima tersangka adalah Ariyanto Sulistiono (56) warga Kartamulia, Kecamatan Lubukbatang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumsel. Kemudian Lekah (49), Hendriyansah (24), Jaya Burhan (43) dan Komarudin (35). Ke-4 tersangka adalah warga Pekon Sukarame, Kecamatan Ngaras, Pesisir Barat.

“Kelima tersangka itu sudah sangat meresahkan masyarakat karena warga sudah banyak yang kehilangan ternak sapinya,” ujar Kapolres Lambar AKBP Rahcmat Tri Haryadi saat ekspos di Mapolres Lampung Barat, Sabtu, 2 November 2019.

Bahkan kata Tri Haryadi, setelah interogasi diketahui kelima tersangka itu mengaku telah mencuri sapi di 24 lokasi dengan hasilnya sebanyak 65 ekor di wilayah Pesisir Barat selama tahun ini.

Kelima tersangka diamankan berdasarkan laporan dari korban Sukemi (56), warga Pekon Sukarame dan Asep Nurjaya warga Pekon Suka maju, Kabupaten Pesisir Barat pada 24 September dan Asep Nurwijaya pada 27 Oktober lalu. Keduanya kehilangan ternak sapinya. Warga melapor karena sudah merasa resah sudah banyak kehilangan ternak sapinya.

Setelah dilakukan pengembangan, ternyata hasil pencurianya yang dilakukan lima tersangka itu sudah mencapai 65 ekor sapi dari 24 lokasi. Hasil curian itu djual ke wilayah OKU, Sumsel. Pencurian sapi itu dikomando tersangka Ariyanto Sulistiyono dan penadah GH warga OKU yang kini masih DPO.

Bersama tersangka polisi mengamankan barang bukti 3 ekor sapi yang saat ini diamankan di Polsek Bengkunat. Kemudian 1 unit mobil merek Suzuki type carry warna hitam BE 9169 GM dan 1 unit sepeda motor Honda Beat BE 3955 XE yang digunakan.

Selain kasus pencurian sapi, Kapolres juga ekspos kasus penipuan pegawai negeri Dinas Pariwisata Pesisir Barat, IS terhadap korban M, dengan modus meminta Rp105 juta yang diimingi-imingi diberikan proyek senilai Rp1,2 miliar namun proyek yang dijanjikan tidak ada sementara uang tidak dikembalikan.

Lalu ada juga kasus penggelalan kendaraan truk oleh IM, warga Kotabumi Ilir, Lampung Utara dengan meminjam mobil korban yang kemudian akan dibantu membayar pajak. Akan tetapi setelah pajak dibayar kendaraan tidak dikembalikan.

Sementara tiga kasus lainya adalah kasus pencurian berupa Laptop, TV dan HP yang terjadi di wilayah Lambar dan Pesisir Tengah. Kapolres meminta agar warga bila kehilangan agar segera melapor. Kemudian pemilik ternak juga diharapkan untuk mrngandangkan ternaknya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar