#LampungBarat#KasusSunat#Kriminal

Saksi Tambahan Kasus Sunat Segera Diperiksa

( kata)
Saksi Tambahan Kasus Sunat Segera Diperiksa
Korban didampingi kerabatnya saat melaporkan kejadian di Polres Lambar, Senjn (30/9/2019). Eliyah

LIWA (Lampost.co) -- Kasus bocah yang kemaluannya terpotong saat disunat di Pekon Bandaragung, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan pihak Satreskrim Polres Lampung Barat.

Kanit Reskrim Polres Lambar Juherdi mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi mengatakan saat ini baru dua saksi diperiksa terkait kasus tersebut yaitu orang tua korban Herman Sopian dan Sugiarto yang juga masih keluarganya.

Kepada Lampost.co, Kamis, 3 Oktober 2019, pihaknya masih akan memanggil beberapa saksi lagi untuk dimintai keterangan termasuk dokter yang menangani korban saat di rumah sakit.

Dalam 1-2 hari ini sudah ada saksi yang akan dimintai keteranganya yaitu saksi yang melihat saat dilakukanya proses sunatnya. Pihaknya sudah melakukan pemanggilan dan dalam 1-2 hari ini akan dimintai keteranganya.

"Soal kasus ini masih akan didalami lagi dan untuk sementara ini kita masih akan hadirkan sejumlah saksi lagi untuk dimintai keteranganya terutama mereka yang melihat langsung kejadian itu," kata Juherdi.

Setelah semua saksi dipanggil maka barulah si Samiranya yang akan dipanggil untuk diperiksa. Karena itu pihaknya belum dapat menyimpulkan soal kasus itu karena prosesnya masih dalam mengumpulkan keterangan para saksinya.

Sebelumnya, kemaluan WM (10) warga Pekon Bandaragung, Bandarnegeri Suoh, Lambar terpotong saat disunat Samiran.  Kemudian orang tuanya melaporkan kasus itu kepada aparat Polres Lambar dan meminta Samiran untuk bertanggungjawab mengganti biaya yang telah dikeluarkan untuk pengobatan selama di rumah sakit.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar