#Polri#Kerajaan-Baru

Polisi Usut Modus Kemunculan Kerajaan Baru di Indonesia

( kata)
Polisi Usut Modus Kemunculan Kerajaan Baru di Indonesia
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono. Medcom.id/ Siti Yona

Jakarta (Lampost.co) -- Kepolisian tidak tinggal diam melihat fenomena munculnya kerajaan-kerajaan baru di Indonesia akhir-akhir ini. Aparat penegak hukum bakal mengusut tuntas modus operandi dari kelompok-kelompok yang mengatasnamakan kerajaan tersebut.

"Ada berbagai macam modus, maupun modus operandi yang dilakukan. Ya tentunya itu apakah dari kegiatan tersebut akan merugikan orang lain atau pun itu merugikan negara kita perlu dalami, kita selidiki," kata Kepala Biro (Karo) Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Januari 2020.

Menurut Argo, saat ini pihaknya tengah menangani kasus kemunculan Keraton Agung Sejagat yang dipimpin oleh Toto Santoso selaku Raja dan Fanni Aminadia selaku Ratu. Kerajaan yang berada di Purworejo, Jawa Tengah itu ternyata memiliki modus penipuan.

"Itu sudah ditangani oleh Polda Jawa Tengah. Memang motifnya ekonomi di sana. Kita sudah bisa menerapkan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan sekarang masih dalam proses penyidikan," ujar Argo.

Argo mengatakan, saat ini proses penyidikan terhadap Raja Toto dan Ratu Fanni masih dilakukan di Semarang. Setelah kerajaan ini, muncul lagi kerajaan yang dinamakan Sunda Empire bertempat di Bandung, Jawa Barat.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar