#nasibesek#beritalamsel#keracunan

Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Dugaan Nasi Besek Beracun 

( kata)
Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Dugaan Nasi Besek Beracun 
Nasi besek yang diduga mengandung racun. Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Kepolisian Sektor Sragi, Lampung Selatan masih menunggu hasil laboratorium nasi besek yang dikonsumsi Sutomo (35) dan Yoga (8) warga Dusun Sukarandeg, Desa Kualasekampung. Hingga kini pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan nasi besek itu mengandung racun atau tidak.

Hal tersebut diungkapkan, Kapolsek Sragi Iptu Lukman saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, 31 Oktober 2019. Dia mengaku pihaknya telah meminta keterangan para korban dan saksi terkait dugaan keracunan dari nasi besek tersebut. 

"Laporan dari korban sudah kami terima berikut keterangan saksi. Saat ini kami masih menunggu hasil laboratorium terhadap sample nasi besek dan ayam yang mati mendadak itu. Kita pastikan dulu ada kandungan racun atau tidak yang dikonsumsi korban," kata dia. 

Menurut Lukman, jika nasi besek itu mengandung racun, maka pihaknya akan menelusuri indikasinya apakah ada faktor kesengajaan atau tidak.

"Kita mau pastikan dulu, kalau ada faktor kesengajaan baru kita buru si pengirimnya yang kini belum diketahui. Yang jelas, kasus ini akan telusuri dulu nasi besek itu," kata dia.

Berita terkait:

Dua Warga Kualasekampung Keracunan Nasi Besek Pemberian Orang Tak Dikenal

Kasus Keracunan Nasi Besek Dibawa ke Polisi

Namun, kata Kapolsek, bila mendengar kronologis dari keterangan saksi bahwa si pengirim menggunakan helm dan masker, bisa saja ada sesuatu dari perisitiwa tersebut. 

"Ya, kita mencurigai gerak gerik si pengirim karena seakan tertutup saat memberikan nasi besek itu. Semua ada kemungkinan apa memang sengaja ingin memberikan racun atau tidak. Untuk itu, kita belum bisa menyimpulkan sekarang," kata dia. 

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar