#Ladang#Ganja#Tanggamus#KotaAgung

Polisi Terus Buru Pemilik Ladang Ganja

( kata)
Polisi Terus Buru Pemilik Ladang Ganja
Tersangka yang ikut terlibat dalam kasus penemuan ladang ganja di Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus. (Dok.Lampost.co)

KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Jajaran Polres Tanggamus terus buru DPO berinisial A, pemilik ladang ganja di Pedukuhan Tulungbalak, Dusun Kedaung, Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus, Jumat (16/11/2018).

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, pihaknya akan terus memback up Satres Narkoba guna menuntaskan kasus tersebut. "Kami akan back up Satres Narkoba untuk terus memburu DPO pemilik ladang ganja di Kotaagung Timur," katanya.

Kerjasama dalam pengejaran terhadap A telah dimulai sejak jabatan Kasat Reskrim masih diduduki oleh AKP Devi Sujana. Menurutnya kasus tersebut sangat menonjol sehingga pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin guna mengungkap kasus ini.

Pada Selasa (13/11/2018), tim gabungan Satres Narkoba dan Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satreskrim berhasil meringkus Evan Maya (48) warga Dusun Bayur Pekon Kotaagung, Kecamatan Kotaagung. Penangkapan ini sekitar satu pekan setelah pihak kepolisian menciduk Mat Yusuf (59) di Kota Depok, Jawa Barat pada Selasa (6/11/2018) lalu.

Evan Maya alias Kep diduga terlibat yakni dengan menjaga dan membersihkan rumput di ladang seluas 2 hektar itu. "Tugasnya tidak jauh berbeda dengan Mat Yusuf. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan yakni Satuan Narkoba dan Reskrim dengan dipimpin oleh Kasat Reskrim,” kata Kasat Narkoba Anton Saputra.

Berdasarkan pengakuan dari Evan Maya, dirinya diberi upah Rp50 ribu perhari oleh A. Sementara tugasnya adalah membersihkan rumput diladang.

Namun demikian, saat pengembangan dengan menggeledah kediaman Evan Maya, aparat menemukan daun ganja kering dalam amplop. Amplop berisi ganja ini disembunyikan di sudut pagar bambu belakang rumah. Selain itu juga ditemukan tangkai daun ganja dalam ember sampah di belakang rumah tersangka serta satu set papir.

 

 

Abu Umaraly



Berita Terkait



Komentar