asusilaP2TP2A

Polisi Tangkap Tersangka Baru Kasus Asusila Anak Dampingan P2TP2A

( kata)
Polisi Tangkap Tersangka Baru Kasus Asusila Anak Dampingan P2TP2A
Tersangka DP yang diringkus Jajaran Polsek Labuhan Ratu, pada Minggu (26/7/2020) dinihari. Doc Polsek Labuhan Ratu

Sukadana (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Labuhan Ratu, Polres Lampung Timur menangkap DP (20) pada Minggu dini hari 26 Juli 2020. Warga Desa Labuhanratu Danau, Kecamatan Way Jepara itu ditangkap terkait kasus asusila terhadap korban NV (14) yang merupakan anak dampingan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lamtim.

Kapolsek Labuhan Ratu, IPTU Gunawan, mewakili Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan menjelaskan, tersangka DP diringkus petugas berdasarkan hasil pengembangan kasus asusila yang dilakukan tersangka DA (47), seorang pendamping dari P2TP2A Lamtim terhadap NV.

Pelaku DP sendiri awalnya berkenalan dengan korban NV melalui Facebook, pada akhir 2019 lalu. Dari perkenalan itu, DP kemudian sering bertamu ke rumah korban NV. Saat bertamu dan rumah dalam keadaan sepi, tersangka DP kemudian menyetubuhi korbannya.

Dalam kurun waktu beberapa bulan perlakuan bejat tersebut dilakukan DP terhadap korban sudah sebanyak lima kali. Rupanya aksi bejat tersangka itu tercium oleh pendamping P2TP2A Lamtim yaitu DA.  DA kemudian mengancam akan melaporkan DP ke pihak berwajib. Namun, laporan itu akan diurungkan jika keluarga DP bersedia berdamai dengan memberikan sejumlah uang.

Karena takut dilaporkan ke pihak berwajib, akhirnya keluarga DP memberikan sejumlah uang damai kepada DA. “Jadi tersangka pelaku tindakan asusila terhadap NV, yaitu DP ini sekigus merupakan korban dari DA," imbuhnya.

Ditambahkan juga oleh Iptu Gunawan, setelah diringkus, DP kemudian digelandang ke Mapolsek Labuhan Ratu.  “Saat ini tersangka DP sudah kami amankan di Mapolsek Labuhan ratu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar