kriminal

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penggelapan Mobil di Pesawaran

( kata)
Polisi Tangkap Dua Pelaku Penggelapan Mobil di Pesawaran
Dua orang pelaku yang berhasil diamankan jajaran Polsek Tegineneng Polres Pesawaran. Dok

Pesawaran (Lampost.co) -- Dua pelaku penipuan dan penggelapan mobil milik mahasiswa warga Ciamis Jawa Barat diamankan tim Reskrim Polsek Tegineneng Polres Pesawaran.

"Iya, ungkap kasus ini, berdasarkan laporan polisi korban pada hari Minggu tanggal 5 Juni 2020 sekitar pukul 05.30 wib, kedua pelaku yang dimaksud berinisial SAH (42) dan MI warga Desa Negeri Ulangan Jaya Kecamatan Negeri Katon, dan masih ada dua pelaku lainnya yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) namun identitas pelaku sudah dikantongi petugas," jelas Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo. Selasa, 7 Juli 2020.

Dia mengatakan, tempat kejadian perkara (TKP) berada di SPBU Jalan Lintas Dusun Sidobasuki, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng.

"Adapun barang yang dibawa oleh pelaku berupa satu unit Mobil Jenis Toyota Avanza Warna Putih Nomor Rangka : MHKM5EA2JHK042157 dan Nomor Mesin: 1NRF362980 Nomor Pollisi: Z 1517 WY STNK atas nama Dede Hermiati warga Handaphrang Cijeungjing Ciamis Jawa Barat," paparnya.

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban Ahmad Fauzi (20)  Mahasiswa warga Jalan Kartawinangun Kertasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang merupakan anak pemilik mobil, diajak dua pelaku yang menyewa kepada orang tuanya ke Bandung. Mereka mengendarai kendaraan mobil Toyota Avanza berwarna putih dari Kabupaten Ciamis.

"Akan tetapi, korban dibawa sampai Kabupaten Pesawaran Lampung lebih tepatnya di SPBU Jalan Lintas Sumatra Dusun Sidobasuki Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng, lalu korban diturunkan oleh pelaku dengan alasan akan menjemput rekannya," ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, dua pelaku tersebut  pergi ketika pelapor bangun dari tidur di Mushola mobil tersebut sudah sudah tidak ada, dibawa pergi  dan salah satu pelaku pergi menggunakan sepeda motor dengan alasan menjemput teman wanitanya.

"Setelah korban menunggu sekira satu jam, pelaku tidak kembali lagi menemui korban, atas peristiwa tersebut korban melapor ke Polsek Tegineneng, dan mengalami kerugian berupa satu unit Mobil Toyota Avanza,ditaksir kurang lebih Rp150 juta," tegasnya.

Kemudian, petugas langsung menyelidiki keberadaan kendaraan itu. Tim melihat mobil Toyota Avanza Warna Putih sedang terparkir di bengkel.

"Berdasarkan informasi tersebut, lalu tim melakukan pengecekan kendaraan tersebut dan mengamankan dua orang pelaku, kemudian tersangka dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polsek Tegineneng untuk penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,  pelaku dan barang bukti sudah diamankan guna dilakukan pemeriksaan mendalami kasusnya oleh petugas. Pelaku dikenakan Pasal 378 dan 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," pungkasnya. 

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar