#KRIMINAL#CURANMOR

Polisi Tangkap Delapan Komplotan Curanmor di 21 TKP

( kata)
Polisi Tangkap Delapan Komplotan Curanmor di 21 TKP
Sebanyak delapan pelaku curanmor yang ditangkap polisi ditahan di Mapolres Bandar Lampung, Selasa, 30 Maret 2021.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung menangkap delapan pelaku pencurian kendaraan bermotor maupun sindikat peredaran surat tanda nomor kendaraan (STNK) palsu. Para pelaku tercatat telah beraksi di sekitar 21 tempat kejadian perkara (TKP) di Bandar Lampung. 

Mereka berasal dari Lampung Timur, Bandar Lampung, dan Lampung Tengah. 

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, memaparkan, pertama aparat menangkap sindikat penjualan kendaraan bodong, dan pemalsu STNK, BPKB, hingga membuat nomor rangka palsu.

Ketiga pelaku yakni Abkorisan (22) dan Andi Jatra (37) dari Tanjungkarang Timur, dan Zulkarnaen (66) warga Jabung Lampung Timur. Jabung, Lampung Timur.  Selain sindikat STNK palsu, mereka juga tercatat beraksi di tiga lokasi pencurian kendaraam. Tidak berselang lama, aparat menangkap Bagas Wardana (18). Ia tercatat beraksi mencuri sepeda motor dengan rekannya ALN di lima TKP. Kasus terakhir beraksi di jalan Kimaja, Wayhalim.

Kemudian, aparat menangkap Afri Juliansyah (18), warga Bandar Lampung, dan Galih (19), warga Pubian Lampung Tengah. Mereka tercatat beraksi di dua TKP di Bandar Lampung.

Selanjutnya, polisi menangkap Gusta Fendi (19) dan Joni Saputera, warga Lampung Timur. Gusta tercatat beraksi sebanyak tujuh kali di Kota Bandar Lampung dan Joni tercatat empat TKP di Kota Bandar Lampung.

"Jadi dari hasil penyelidikan, ada 21 laporan polisi, ini dari tiga kelompok yang berbeda. Ada yang hanya curanmor, serta ada yang sindikat pemalsuan surat-surat,"  ujar Kasatreskrim di Mapolresta Bandar Lampung, Selasa, 30 Maret 2021.

Selain itu, aparat mengantongi tujuh identitas pelaku lainnya yang berstatus DPO. Hingga kini, aparat terus mengembangkan perkara ini, karena ada indikasi Gusta Fendi terlibat jaringan pemalsu kendaraan dengan Zulkarnaen. Hal itu diketahui dari satu kendaraan jenis Yamaha Nmax yang nomor rangka kendaraannya diubah.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar