#Narkoba

Polisi Tangkap Basah Wanita Pemakai Sabu-sabu di OKU Timur

( kata)
Polisi Tangkap Basah Wanita Pemakai Sabu-sabu di OKU Timur
SR dan SM tersangka peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Dok. Polres Way Kanan


Way Kanan (Lampost.co) -- Satresnarkoba Polres Way Kanan meringkus pengedar narkotika jenis sabu-sabu di Kampung Sapto Renggo, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan.

Kasat Narkoba AKP Firmansyah mengatakan penangkapan tersangka dilakukan pada Sabtu, 9 Januari 2021, sekitar pukul 18.30 WIB. Penangkapan bermula dari laporan masyarakat mengenai sering terjadinya peredaran gelap sabu-sabu di lokasi tersebut. 

Setelah melakukan penyelidikan, petugas meringkus seorang laki-laki berinisial SR alias Batak (45), warga Kampung Sapto Renggo, Kecamatan Bahuga, Kabupaten Way Kanan.

"Petugas menemukan barang bukti berupa sabu-sabu di dalam kantong celana sebelah kanan berupa dua bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisikan kristal putih dengan berat bruto sekitar 1,14 gram," kata Firmansyah, Senin, 11 Januari 2021. 

Penggeledahan dilanjutkan di dalam kamar rumah tersangka. Tepat di atas tempat tidur, petugas menemukan sebuah dompet warna biru yang di dalamnya terdapat satu unit timbangan digital merk 'CHQ' warna hitam, satu bungkus plastik klip ukuran sedang berisikan lima lembar plastik klip ukuran sedang, satu bungkus plastik klip ukuran sedang berisikan dua puluh tiga lembar plastik klip ukuran kecil.

Di dalam kamar, petugas juga menyita satu bungkus plastik klip ukuran sedang berisikan enam belas lembar plastik klip ukuran kecil, satu lembar plastik klip ukuran sedang bekas pakai, satu lembar plasti klip merk klip plastik, dua buah potongan sedotan plastik yang ujungnya dibentuk skop dan satu buah gunting.

Selain SR, petugas juga berhasil mengamanakan perempuan berinisial SM (31), warga Desa Way Halom, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

"SM diamankan sedang menggunakan narkotika jenis sabu di dalam ruang tengah rumahnya. SM ditangkap bersama dengan barang bukti seperangkat alat hisap (Bong) dari botol kaca yang di dalamnya berisikan cairan bening serta satu buah korek api," kata dia.   

Kedua tersangka dikenai Pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar