#kriminal#pencurian

Polisi Sisir TKP Perampasan Ponsel Dua Bocah di Kelurahan Jagabaya Bandar Lampung 

( kata)
Polisi Sisir TKP Perampasan Ponsel Dua Bocah di Kelurahan Jagabaya Bandar Lampung 
Polisi dan warga mengecek TKP di Wayhalim, Bandar Lampung, Jumat, 17 Juni 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polisi menyisir tempat kejadian perkara (TKP) penjambretan dua bocah saat bermain ponsel di depan rumah di Kelurahan Jagabaya, Kecamatan Wayhalim, Bandar Lampung.


Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan warga di sekitar lokasi kejadian.  

"Masih penyelidikan, laporan dari keluarga korban sudah kami terima semalam,"ujarnya melalui telepon, Jumat, 17 Juni 2022. 

Warsito melanjutkan pihaknya sedang menyisir lokasi kejadian yang disinyalir pintu keluar masuk para pelaku.

"Saat kejadian di lokasi memang sepi. Tapi kami menduga para pelaku sudah mengetahui situasi di lokasi kejadian," kata Kompol Warsito.

Dari keterangan keluarga dan kedua korban, para pelaku berboncengan menggunakan motor jenis matic. Bahkan, keduanya tidak menggunakan helm serta mengenakan baju kaos dan celana pendek saat beraksi.

Kasus pencurian ponsel di Bandar Lampung kian marak. Tidak hanya menyasar orang dewasa, para pelaku juga menyasar anak-anak sebagai korban dari aksi kejahatannya.

Baca juga: Dua Bocah Jadi Korban Jambret di Wayhalim

Belum hilang dari ingatan, kasus yang menimpa seorang bocah berinisial MA (12) di Kotasepang, Labuhanratu, Bandar Lampung, pada 26 Mei 2022.

Saat itu korban MA mencoba mempertahankan ponselnya yang akan dirampas oleh pelaku. Akibatnya, korban harus mendapat dua luka tikam di bagian perut dan punggungnya. MA harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moloek (RSUDAM) Bandar Lampung karena luka cukup serius.

Anggota polsek Kedaton dan Polresta Bandar Lampung yang melakukan penyelidikan hingga kini belum berhasil mengungkap pelaku dan motif di balik penusukan tersebut. Sementara itu, kondisi korban membaik, setelah menjalani dua kali operasi di bagian luka tikam.

Tiga pekan usai kejadian itu, perampasan ponsel genggam kembali terjadi. Kali ini, dua bocah berinisial DF (12) dan RF (14) warga Jagabaya, Wayhalim, Bandar Lampung, menjadi korban kejahatan pencurian ponsel genggam.

Kedua korban bermain ponsel pada Rabu malam (15/06/2022) sekitar pukul 19.30 WIB dan dihampiri dua pria tidak dikenal yang mengendarai motor. Pelaku yang awalnya berpura-pura menanyakan alamat, justru memukul korban dan langsung merampas ponsel genggamnya. Usai merampas ponsel genggam korban, para pelaku melarikan diri. Keluarga dan tetangga sempat mengejar pelaku karena mendengar teriakan korban. Namun, pelaku berhasil melarikan diri.

Penganiayaan dan perampasan ponsel genggam milik korban yang merupakan anak-anak itu kemudian dilaporkan kepada aparat polsek Sukarame. Polisi yang menerima laporan dari keluarga korban, kemudian melakukan olah TKP dan menyisir lokasi kejadian untuk mencari petunjuk yang mengarah kepada pelakunya.

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar