bhayangkaradikeroyok

Polisi Serahkan 11 WN Nigeria Pelaku Pengeroyokan ke Imigrasi

( kata)
Polisi Serahkan 11 WN Nigeria Pelaku Pengeroyokan ke Imigrasi
Ilustrasi penangkapan. Medcom.id/M Rizal

Jakarta (Lampost.co) -- 11 warga negara (WN) Nigeria yang melakukan pengeroyokan terhadap polisi tidak ditahan petugas Korps Bhayangkara pada Sabtu, 27 Juni 2020. 

"Kita bekerja sama dengan imigrasi. Pelaku dititipkan di imigrasi dengan alasan izin tinggalnya di Indonesia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 29 Juni 2020.
 
Sebanyak empat anggota kepolisian dikeroyok 80 orang WN Nigeria pada Sabtu, 27 Juni 2020. Pengeroyokan terjadi di apartemen Green Park View Tower, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kejadian bermula saat 15 anggota tim siber Polda Metro Jaya datang ke apartemen tersebut. Kedatangan mereka untuk menangkap pelaku penipuan daring bernama Sima Gabriel.
 
Saat itu, salah satu WN Nigeria berteriak mengira kedatangan polisi bermaksud untuk melakukan razia. Mereka langsung melampiaskan emosi.
 
Sebelas WN Nigeria ditangkap akibat insiden itu. Sebelum dibawa ke imigrasi, mereka telah diinterogasi oleh penyidik di Polda Metro Jaya. Polisi yang dikeroyok mendapat perawatan. Kasus ini masih didalami.

Medcom



Berita Terkait



Komentar