pencurian

Polisi Selidiki Raibnya Uang Rp235 Juta di Pasar Baradatu

( kata)
Polisi Selidiki Raibnya Uang Rp235 Juta di Pasar Baradatu
Foto Dokumentasi Polsek Baradatu

WAY KANAN (Lampost.co) -- Polisi masih menyelidiki kasus raibnya uang Rp235 juta milik Zaharudin (40), warga Kampung Tanjung Kurung, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan. Korban kehilangan uang saat memarkir kendaraannya di Pasar Baradatu usai mengambil dari Bank BRI KCP Kasui.

Kapolsek Baradatu Kompol Sarial Efendi mengatakan setelah menerima laporan dari korban, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan saksi termasuk korban untuk menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut.

"Uang sebesar Rp235 juta milik korban hilang dari dari mobil Toyota Inova warna Silver No.Pol BE 2720 WB yang terparkir di Pasar Baradatu Kelurahan Taman Asri, Kecamatan Baradatu, pada Rabu, 11 Desember 2019, sekitar pukul 14.00," ujarnya, Kamis 12 Desember 2019.

Menurutnya, saat itu korban bersama istrinya Susilawati (29) mengambil uang dari Bank BRI Kasui, dan akan disetorkan ke Bank BRI KCP Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu untuk pembayaran pelunasan hutang. Namun, pelunasan hutang tidak bisa dilakukan lantaran harus menunggu tiga bulan lagi.

Kemudian keduanya menuju bengkel mobil Dusun Bedeng Alang-alang Kampung Bumi Ratu Kecamatan Blambangan Umpu untuk servis Mobil. Usai servis, korban mengantarkan istrinya berbelanja perlengkapan warung di pasar Baradatu.

"Di sana korban sempat ke Bank BNI KCP Baradatu untuk mengganti pin ATM. Kemudian menjemput istrinya kembali, dan memarkirkan kendaraannya di pinggir pasar Baradatu di jalinsum Kelurahan Taman Asri Kecamatan Baradatu tepatnya di toko Hj. Nuryono," tambahnya.

Korban meninggalkan uang sebesar Rp235 juta yang baru diambil di dalam mobil bersama sejumlah barang berharga lainnya dengan posisi pintu mobil tidak terkunci. Ia baru menyadari kehilangan tas yang berisi uang tersebut saat dalam perjalanan di Kampung Bumi ratu Kecamatan Blambangan Umpu.

"Petugas akan melakukan penyelidikan yang maksimal guna menyelesaikan kasus ini dan semoga kejadian ini tidak terulang," ungkapnya.
 

Winarko

loading...

Berita Terkait

<<<<<<< .mine
loading...
||||||| .r621
loading...
=======
>>>>>>> .r624

Komentar