#Narkoba

Polisi Selidiki Jual Beli Sabu-sabu di Penjara lewat Drone

( kata)
Polisi Selidiki Jual Beli Sabu-sabu di Penjara lewat Drone
Polda Lampung menangkap para tersangka peredaran narkoba. MTVL/Putri Purnama


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno memaparkan beberapa perkara narkoba yang sudah ditangani. Di antaranya ialah pengungkapan kasus ganja seberat 4 kilogram di Jalan Sultan Haji Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, 24 April lalu.

"Petugas menangkap pelaku berinisial DI  dan ES," ujar Irjen Hendro, saat pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolda Lampung, Senin, 10 Mei 2021.

Pengungkapan kasus narkoba cukup besar lainnya dilakukan pada 29 April 2021. Polda menggerebek tersangka di Perum Permata Asri Blok A.6 No 06 Kelirahan Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). 

 "Tersangka bernama Muslih (37). Dari tangannya disita sebanyak 7 paket sabu-sabu seberat 6,72 kilogram," kata dia. 

Baca: Proses Hukum Sipir Pengedar Narkoba Dipasrahkan ke Polres Waykanan

 

Selain itu, petugas juga menemukan satu bungkus berlakban coklat berisi ganja dengan berat bruto 247.08 gram, dua unit timbangan digital, satu unit alat pres plastik, satu bundel plastik klip ukuran besar, tiga unit ponsel, satu unit drone, dua buah kartu ATM BRI, satu unit laptop, dan satu unit sepeda motor.

"Untuk modus operandi tersangka mendapatkan sabu-sabu dari ZL (DPO) untuk diedarkan kembali di wilayah Lampung," Kapolda.

Sementara itu, Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Lampung Kompol Alsyahendra mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus-kasus tersebut.

"Masih kami dalami ke mana saja barang tersebut karena waktu kita tangkap sisanya hampir 7 kilogram," katanya.

Pihaknya belum bisa menangkap dugaan napi dari salah satu lembaga pemasyarakatan (LP) yang diduga turut memesan sebagian barang haram tersebut via drone.

"Ada dugaan alat komunikasi sudah dibuang atau disembunyikan," katanya.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar