mayat

Polisi Sebut Mayat di Bawah Jembatan KA Bukan Korban Pembunuhan

( kata)
Polisi Sebut Mayat di Bawah Jembatan KA Bukan Korban Pembunuhan
Penemuan mayat tanpa identitas di bawah jembatan kereta api yang sempat menggegerkan warga Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan. Candra


WAY KANAN (Lampost.co) -- Polisi memastikan penemuan mayat tanpa identitas di bawah jembatan kereta api yang sempat menggegerkan warga Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan, bukan korban pembunuhan.

"Pria ini bernama Erwansyah (31), warga Jalan Ebara Kampung Lembasung, Kelurahan Blambangan Umpu, Kabupaten Way kanan. Ia bukan korban pembunuhan, melainkan murni korban terlindas kereta api yang sedang melintas dan jatuh ke bawah jembatan," kata Kasat Reskrim AKP Devi Sujana, Jumat, 13 Maret 2020.

Sebelumnya diberitakan, mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di bawah Jembatan Telung Telak, dusun Talang Karet, Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Kamis 12 Maret 2020 sekitar pukul 17.46 WIB.

Berdasarkan hasil visum Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam (Zapa) dan Tim Inafis Polres Way Kanan, tangan kanan bagian lengan bawah terlepas, diperkirakan terlindas kereta api dan patah tulang 1/3 proximal lengan tangan atas. Dari sana petugas mendapatkan petunjuk, dengan ciri-ciri korban setelah melakukan identifikasi sidik jari.

Menurut keterangan Dadang Efendi, sepupu korban, menjelaskan bahwa korban memiliki penyakit epilepsi dan korban sering hilang kesadaran sampai tidak dapat mengontrol diri berupa halusinasi. Akibat penyakit tersebut korban sering berlari ke arah rel kereta api. 

Korban sebelumnya tinggal seorang diri dirumah yang berjarak 200 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Akibat peristiwa tersebut, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Winarko







Berita Terkait



Komentar