#pelanggaranpsbb#rhomairama

Polisi Proses Pelanggaran PSBB Rhoma Irama

( kata)
Polisi Proses Pelanggaran PSBB Rhoma Irama
Rhoma Irama.Foto: YouTube

Cibinong (Lampost.co) -- Polres Bogor memastikan segera memproses pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) parsial yang dilakukan pedangdut Rhoma Irama. Raja Dangdut itu ketahuan tampil di acara khitanan di Kampung Salak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Juni 2020.

"Ya, semua kami periksa sesegera mungkin," kata Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 29 Juni 2020.

Kapolres mengatakan untuk sementara pihaknya segera memeriksa saksi. Di antaranya para penyelenggara dan sejumlah tamu.

"Nah setelah itu baru nanti bisa kita tentukan kira-kira mereka melanggar di pasal berapa," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, menerangkan sejak awal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sudah melarang konser Rhoma Irama di khitanan warga Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Selain itu, ujarnya, pihak Rhoma Irama pun telah mengumumkan tidak bakal melakukan konser.

"Kami sebetulnya marah karena melanggar komitmennya sendiri," kata Ade.

Dia menilai Rhoma Irama maupun warga Bogor yang mengundangnya akan diproses hukum. Sebab, melanggar Peraturan Bupati Nomor 35/2020 yang mengatur berbagai macam ruang lingkup, yaitu level kewaspadaan daerah, penetapan pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) proporsional secara parsial sesuai kewaspadaan daerah, serta protokol kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Sementara itu, Rhoma Irama memberikan klarifikasi soal penampilannya di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Ia mengungkapkan kedatangannya hanya sebatas tamu undangan.

"Saya pun kondangan jadi sampai di sana saya lihat orang banyak dan beberapa artis ibu kota tampil, ada musiknya. Nah setelah itu didaulat dari tuan rumah dan masyarakat untuk tampil. Istilahnya menyumbangkan lagu atau tausiah," kata Rhoma.

Medcom



Berita Terkait



Komentar