#PENGGELAPAN#BPBD#KORUPSI

Polisi Periksa Saksi Ahli soal Penggelapan di BPBD Bandar Lampung

( kata)
Polisi Periksa Saksi Ahli soal Penggelapan di BPBD Bandar Lampung
Surat pernyataan yang dibuat terlapor Krissanti, terduga kasus penggelapan uang di BPBD Kota Bandar Lampung. IST


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkara dugaan penggelapan dana pinjaman di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung, memasuki babak baru. Saat ini penyidik Polresta Bandar Lampung sedang meminta keterangan saksi ahli.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Resky Maulana, mengatakan, keterangan saksi ahli pidana tersebut untuk menentukan ada atau tidaknya kemungkinan tindak korupsi yang dilakukan Krissanti, terlapor dalam kasus tersebut. 

"Mengingat terlapor saat itu merupakan bendahara BPBD Bandar Lampung maka dari itu perlu berhati-hati," kata dia, Kamis, 29 Juli 2021.

Baca juga : Polisi Dalami Dugaan Penggelapan Uang BPBD Bandar Lampung

Menurutnya, laporan tersebut dibuat atas dasar dugaan tindak pidana umum. Oleh karena itu, keterangan saksi ahli nantinya akan membantu polisi untuk menentukan terbukti atau tidaknya tindak pidana korupsi (tipikor) yang dilakukan Krissanti.

"Bisa jadi tindak pidana tipikor atau tindak pidana umum. Kami akan menentukan apakah ada unsur tindak pidana korupsinya. Penentuan itu akan kami lakukan setelah keterangan saksi ahli kami dapatkan," ujar Resky.

Baca juga : Bendahara BPBD Bandar Lampung Dilaporkan atas Kasus Penggelapan Dana

Sebelumnya diketahui, Krissanti yang merupakan ASN di lingkungan BPBD kota Bandar Lampung dilaporkan 18 pegawai honorer di lingkungan dinas yang sama. Terlapor sebagai bendahara tersebut dilaporkan atas dugaan penggelapan dana pinjaman. Hal itu baru diketahui oleh para korban saat mereka berniat mencairkan saldo blokiran yang masing-masing senilai Rp1.525.000 per orang.  

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar