#kurir

Polisi Pastikan Proses Hukum Dua Pemukul Kurir di Metro

( kata)
Polisi Pastikan Proses Hukum Dua Pemukul Kurir di Metro
Tampak salah seorang pelaku tengah menghajar kurir shopee express. Terlihat pelaku tengah memukul wajah korban menggunakan lutut tepat di wajah korban. Dok/Istimewa


Metro (Lampost.co) -- Jajaran Polsek Metro Barat memastikan proses pemeriksaan terhadap dua pelaku pemukulan kurir terus berjalan.


Kasatreskrim Polres Metro, AKP Firmansyah melalui Wakapolsek Metro Barat, IPTU Edy Sadery mengatakan, hingga saat ini proses penyidikan dan pemeriksaan tetap berjalan.

"Kami sudah melakukan penyelidikan dan mengambil keterangan dari korban atas peristiwa pemukulan terhadap kurir shopee express. Jadi ada dua pelaku yang melakukan pemukulan tersebut," kata dia, Kamis, 23 Juni 2022.

Dia menjelaskan, kejadian pemukulan tersebut terjadi di depan Rumah Sakit Muhammadiyah di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat. Aksi pemukulan tersebut sempat viral lantaran terekam kamera telepon seseorang yang berada di dalam ruangan dan tersebar di beberapa media sosial.

"Kalau kejadiannya kurang lebih seperti yang ada di video. Jadi si korban ini sempat dipukul menggunakan helm dan menggunakan lutut pelaku," ujarnya.

Dia menambahkan, akibat kejadian tersebut, korban yang diketahui berinisial AL (24) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah itu mengalami luka lebam, bibir pecah dan satu gigi patah.

"Pada saat itu, darah bercucuran dari mulut korban karena bibirnya pecah. Kemudian korban melaporkan aksi tersebut ke Mapolsek Metro Barat," tambahnya.

Dia menyebut, kejadian tersebut bermula karena ketersinggungan antara korban dan kedua pelaku. Menurutnya, sebelum pemukulan terjadi sempat terjadi cekcok antara ketiganya.

"Intinya sih ada kesalahpahaman, pelaku ini tersinggung karena kata-kata dengan perkataan korban," ungkapnya.

Dia menambahkan, salah seorang pelaku ini sempat membatalkan pesanan barang yang dibeli melalui online.

"Pelaku pertama berinisial MJNE (20) warga Jalan Seminung, Metro Timur. Kemudian, RSW (21) warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat yang merupakan customer yang membatalkan pesanan barang," tambahnya.

Akibat pembatalan pemesanan yang barangnya sudah sampai di tangan kurir, korban sempat mengatakan kalau tidak punya uang jangan pesan-pesan barang online.

"Setelah mereka cekcok salah seorang pelaku memulai pemukulan terhadap korban hingga berujung pengeroyokan," kata dia.

Diketahui, kejadian tersebut berlangsung pada Sabtu, 18 Juni 2922 tepat di depan halaman Rumah Sakit Muhammadiyah Metro.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Kota Metro dan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara.

Winarko








Berita Terkait



Komentar