#lampung#jalanamblas

Polisi Pasang Peringatan di Jalan Amblas di Krui-Bengkulu

( kata)
Polisi Pasang Peringatan di Jalan Amblas di Krui-Bengkulu
Petugas dari Polsek Pesisir Utara saat memasang garis polisi di lokasi jalan yang amblas, Senin, 9 Desember 2019. Dok. Polsek Pesisir Utara

Krui (Lampost.co) -- Jalan lintas barat tepatnya di kawasan TNBBS kilometer 12 perbatasan Lampung dan Bengkulu, amblas dengan kedalaman lebih 25 cm, panjang 20 meter, dan memakan badan jalan selebar 1,5 meter. Jajaran Kepolisisan Sektor Pesisir Utara Polres Lampung Barat memasang police line dan pembatas jalan berupa kayu di lokasi tersebut untuk mengantisipasi kecekalaan.

Kegiatan itu dipimpin Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi bersama 5 personelnya. Jalan itu dipasang garis polisi dan pembatas jalan berupa kayu yang pasang berdiri di lokasi. Warga sekitar, kata Suhairi, khawatir dengan kondisi jalan itu.

Jika kondisi kerusakan jalan itu tidak segera ditangani, diperkirakan kerusakan akan semakin melebar. Apalagi saat ini curah hujan masih tinggi.

Suhairi menambahkan amblasnya jalan tersebut diperkirakan akibat volume air hujan yang mengenangi badan jalan hingga mengakibatkan tanah menjadi labil dan akhirnya amblas.

Untuk itu, dia mengimbau pengguna jalan agar saat melintas di kilometer 12 itu agar lebih berhati-hati. Apalagi saat hujan deras terjadi banyak genangan air di badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Imbauan ini karena dikhawatirkan adanya longsor susulan sebab lokasi itu posisinya berada di tikungan tajam,” katanya, Senin, 9 Desember 2019.

Pemasangan garis polisi itu, kata dia, sifatnya hanya untuk membantu mengingatkan pengguna jalan saja. Langkah ini dilakukan mengingat kedalaman tanah amblas semakin parah.

“Kami juga telah melaporkan amblasnya jalan ini kepada pihak terkait. Harapannya dapat segera diperbaiki sebelum jalan tersebut makin rusak parah sehingga membahayakan para pengendara yang lewat lokasi itu,” katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar