#beritalampung#beritalamsel#judi#kriminal

Polisi Musnahkan Arena Sabung Ayam di Natar

( kata)
Polisi Musnahkan Arena Sabung Ayam di Natar
Tim Buru Sergap Polsek Natar membakar arena sabung ayam di Desa Tanjungsari, Kecamatan Natar. Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co): Arena sabung ayam di Desa Tanjungsari, Kecamatan Natar dimusnahkan Tim Unit Reskrim Polsek Natar dengan cara dibakar, Senin, 17 Oktober 2022. Beberapa anggota buser Polsek Natar tidak menemukan penjudi lantaran sudah melarikan diri, hanya ada beberapa ekor ayam yang ditemukan di arena itu. 

Sejak beberapa hari terakhir hampir setiap hari arena sabung ayam di lokasi itu dibuka oleh masyarakat. Menurut informasi dari warga berinisial S beberapa tahun silam lokasi sabung ayam tidak jauh dari tempat yang baru itu, namun ditutup. 

"Dulu namanya di Katesan. Di sekitar sini juga sempat tutup, buka lagi di lokasi ini sudah berapa bulan," katanya. 

Baca juga:  221 Kendaraan ODOL Ditilang selama Agustus-Oktober

Menurut S, gelanggang itu dibuka setiap hari. Namun, yang paling ramai pada Sabtu dan Minggu ratusan masyarakat berkumpul di arena tersebut. 

Berapa Tim Buru Sergap menemukan barang bukti berupa jam dinding, karpet/ambal, terpal, ayam berikut kurungan di lokasi. 

"Baru mau dibuka hari ini, tapi penjudi sudah paham ada banyak polisi. Jadi yang datang sedikit mereka juga langsung melarikan diri," ungkapnya.

Kapolsek Natar Kompol Enriko Donal Sidauruk mengatakan usai mendapat informasi adanya gelanggang perjudian sabung ayam, pihaknya langsung memerintahkan jajaran untuk melakukan penyelidikan. 

"Arenanya ada, tapi tidak ditemukan para penjudi di lokasi. Bekas sabung ayam masih diperkirakan kemarin baru selesai mengadu ayam," kata mantan Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan itu. 

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak melakukan perjudian dalam jenis apapun. Pihaknya tidak akan sungkan-sungkan memproses secara hukum apabila tertangkap tangan bermain judi. 

"Jangan sesekali melakukan hal yang melanggar hukum. Judi, narkoba, pencurian, kami pastikan akan menyelidiki dan memproses secara hukum. Imbauan sudah tegas kami selalu sampaikan ke setiap desa masing-masing," katanya.

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar