#beritalampung#beritadaerah#lampung#Pesawaran#mahasiswa#Unila#Tewas

Penyidikan Kasus Diksar Maut Unila Dikebut

( kata)
Penyidikan Kasus Diksar Maut Unila Dikebut
Polsek Padang Cermin saat mengecek lokasi yang diduga tempat camping para mahasiswa UKMF Cakrawala Fisip Unila. Dok. Lampost.co

PESAWARAN (Lampost.co): Tim khusus (timsus) Polres Pesawaran, terus melaksanakan rangkaian gelar perkara secara internal guna menguatkan penetapan tersangka terkait kematian Aga Trias Tahta. Mahasiswa FISIP Unila itu meninggal saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) unit kegiatan mahasiswa pencinta alam Cakrawala.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, proses pengumpulan keterangan dan barang bukti dikebut. Termasuk pula mengorek keterangan dari panitia diksar.

"Sabar, penyidik masih terus memeriksa peserta sebagai saksi. Kita belum mengambil keterangan dari saksi panitia kegiatan dan Unila," jelas Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro. Jumat 4 Oktober 2019.

Popon menjelaskan keterangan pihak terkait sangat berpengaruh untuk menentukan tersangka kasus Aga. Itu pula yang mendorong Polres Pesawaran membentuk tim khusus. Tapi penyidikan juga harus sesuai prosedur.

"Tidak bisa terburu-buru. Semua ada SOP-nya. Yang jelas, nanti kita ungkap sampai ke yang paling bertanggung jawab dalam perkara tersebut," terang Popon.

Popon memastikan, penyidikan akan berjalan lurus. Penyidikan jauh dari intervensi. Tekanan dari luar pun tak akan memengaruhi hasil penyidikan.

"Tidak ada intervensi. Kami fokus menegakkan hukum," janji Popon.

Penyidik Polres Pesawaran sejauh ini sudah merampungkan gelar perkara kasus Aga Trias Tahta. Hasilnya, minimal dua alat bukti sudah didapatkan dan sudah dinaikkan ke tingkat penyidikan.

Disinggung belum adanya tersangka pada kasus tersebut, dirinya mengatakan, dikarenakan belum selesainya pemeriksaan yang dilakukan petugas guna melengkapi berkasnya, seperti kronologi, motif dan modus perkara tersebut juga belum dapat diungkapkan ke media atau publik.

"Nah itu kan materi penyidikan, gak bisa kita publish keluar. Sudahlah, sabar saja, nanti, kalau sudah selesai semua akan kita ekspos ke temen-temen media. Minta doanya saja,agar hal ini cepat selesai," pungkasnya.

Putra Pancasila Sakti



Berita Terkait



Komentar