#Sekolah#beritaLampung

Polisi Harap Tidak Ada Perundungan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

( kata)
Polisi Harap Tidak Ada Perundungan di Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Ratusan siswa mendapat pembekalan dari polres Pringsewu untuk tidak bullying. Dok Polres Pringsewu


Pringsewu (Lampost.co)-- Polisi menghimbau pelajar tidak melakukan perundungan (bullying) kepada temannya. Hal itu disampaikan kasat Binmas Polres Pringsewu Iptu Mardiyono, kepada ratusan pelajar dan guru saat menjadi pembina upacara di SMAN 1 Pringsewu, Lampung. Senin 25 Juli 2022.

"Saya berharap para guru dan murid di SMAN 1 Pringsewu ini bisa menjadi pelopor dalam menangkal kenakalan remaja khususnya masalah perundungan," kata Kasat Binmas Iptu Mardiyono di hadapan ratusan siswa.

Kasat menjelaskan perundungan  selain dapat merugikan korban, perbuatan bullying juga dapat merugikan diri sendiri karena bisa  terkena jerat hukum pidana.

Baca Juga : Polisi Sampaikan Bahaya Narkoba saat Pengenalan Lingkungan Sekolah

Menurutnya ada beberapa pasal yang terkait kasus bullying mulai penganiayaan. "Penganiayaan ini bisa dalam bentuk ringan hingga berat seperti pengeroyokan," katanya.

Ia menjelaskan dalam kasus tindakan penganiayaan ringan juga bisa dijerat pasal 351 KUHP, dengan ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan pidana penjara.

Sementara untuk kasus bullying dalam bentuk pengeroyokan dapat dikenai pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun.

Kemudian kata kasat, apabila kasus perundungan dilakukan di tempat umum, mempermalukan harkat martabat seseorang bisa juga dikenai pasal 310 dan 311 KUHP, dengan ancamannya pidana penjara paling lama 9 bulan.

"Pelaku bullying juga bisa dijerat perbuatan tidak menyenangkan dan bisa di kenai pasal 335 KUHP," ungkap kasat.

Kemudian, apabila kasus bullying masuk kategori pelecehan seksual dijerat pasal 289 KUHP dengan ancaman hingga 9 tahun. "Selain itu, jika pelaku yang melakukan aksi bullying melalui medsos bisa dikenai pasal 27 dan pasal 45 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," kata dia.

Mardiyono mengimbau masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) jangan dijadikan untuk  bullying apalagi tindak kekerasan kepada pelajar baru.

Menurutnya MPLS adalah momen untuk mendidik para pelajar junior tentang kedisiplinan dan pengenalan suasana baru yang positif untuk menunjang aktivitas belajar.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar