#DiksarMaut#Unila
Diksar Maut

Polisi Gelar Rekonstruksi Adegan Diksar Maut Unila

( kata)
Polisi Gelar Rekonstruksi Adegan Diksar Maut Unila
Penyidik Polres Pesawaran menggelar rekontruksi kasus diksar maut Unila yang menewaskan satu mahasiswa.

PESAWARAN (Lampost.co) --Penyidik Polres Pesawaran menggelar rekonstruksi tewasnya Aga Trias Tahta (19) mahasiswa Fisip Unila yang tewas saat mengikuti Pendidikan dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cakrawala Universitas Lampung (Unila) beberapa waktu lalu.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, bahwa rekonstruksi dilakukan guna melengkapi materi berkas pada perkara yang dimaksud.

Baca juga:Diduga Tewas Digelonggong, Makam Korban Diksar Maut Dibongkar

"Ya, dua hari yang lalu kita lakukan rekonstruksi kasus Diksar UKM Cakrawala Unila yang diduga menghilangkan nyawa salah satu pesertanya. Alhamdulillah, seluruh pelaku kooperatif sehingga memudahkan petugas dalam mengungkap kasus tersebut," jelasnya, Rabu 13 November 2019.

Pada rekonstruksi tersebut, lanjutnya, akan mempermudah penyidik dalam mengetahui apa peran dari masing-masing pelaku.

"Rekonstruksi ini bagian tahapan penyidikan, dimana petugas dapat mengetahui secara jelas masing-masing peran pelaku. Nah, ini kaitannya dengan penerapan pasal kepada pelaku dan akan mempercepat pengungkapan kasus," ungkapnya.

Kegiatan rekonstruksi melibatkan 17 tersangka diantaranya berinisial KP (20) selaku ketua panitia pelaksana, FD (19), RA (20), AR (21),HU (19), HM (19), ES (21), ZB (19), SC (19), AP (19), ZR (24), FA (22), BY (23), BR (21), KD (20), KS (20) wakil ketua dan SD (20).

"Prosesi rekonstruksi juga kita jaga ketat sesuai dengan SOP yang diberlakukan, alhamdulillah berjalan dengan lancar dan insyaallah, segera kita lengkapi guna dilakukan P21 ke Kejaksaan," pungkasnya.

Winarko

Berita Terkait

Komentar