#LapasAnak#kasuspenganiayaan

Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Penganiayaan RF di Lapas Anak

( kata)
Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Penganiayaan RF di Lapas Anak
Ilustrasi. Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Polda Lampung melakukan pra-rekonstruksi penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia terhadap RF (17) warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandar Lampung, Senin 18 Juli 2022.

RF diduga meninggal karena dianiyaya sesama warga binaan. Diketahui terdapat luka lebam disekujur tubuh hingga bekas sundutan rokok.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan Polda Lampung sudah memeriksa sebanyak 19 orang saksi, satu diantaranya merukapan saksi ahli.

"Minggu kemarin, 17 Juli 2022 Ditreskrimum Polda Lampung melakukan pra-rekonstruksi di Lapas Anak tersebut. Tujuannya untuk lebih mengetahui kebenaran kejadian," ujar Pandra.

Baca Juga : Lapas Anak Lampung Benarkan Terjadi Kekerasan Terhadap RF

Dalam pra-rekonstruksi tersebut termasuk terduga pelaku empat orang anak binaan, sipir lapas dan lainnya dilibatkan. Adapun tahapan proses penyelidikan saat ini naik ke penyidikan.

"Sipir yang berjaga dan anak berhadapan dengan hukum (ABH) termasuk rekan satu kamar serta keluarga korban sudah dimintai keterangan oleh Penyidik Polda Lampung," ujarnya.

Pandra melanjutkan, Ditreskrimum Polda Lampung akan memeriksa medical record atau catatan medis korban selama enam bulan yang lalu.

Berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan kesehatan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada korban dan lainnya.

"Pihak Lapas terbuka kepada penyidikan, dan mempersilahkan apapun kegiatan Polda Lampung demi kepentingan penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar