narkobasabuganjabakauheni

Polisi Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bakauheni

( kata)
Polisi Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bakauheni
Pemeriksaan terhadap penumpang yang di curigai membawa sabu di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Lampost /dok


KALIANDA (Lampost) -- Kedapatan membawa narkoba jenis sabu, dua orang penumpang bus jurusan Medan-Bandung ditangkap polisi di Seaport Interdiction, pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Dari penangkapan itu, petugas mengamankan 2 Kg sabu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun lampost.co, penumpang bus Sempati Star menyelundupkan barang terlarang seberat sekitar 2 Kg kedalam tas warna hitam yang diletakkan di bagasi pada Selasa, 27 Oktober 2020, sekitar pukul 19.05.

Pada saat dilakukan pemeriksaan rutin, petugas mendapati barang tersebut dan mencari pemilik tas ransel yang merupakan  penumpang bus BL-7898-AA.

Setelah diketahui pemilik tas hitam, dua orang penumpang pemilik narkoba jenis sabu itu ditahan anggota Kepolisian setempat untuk diminta keterangan.

"Masih dalam pengembangan, jangan diberitakan dulu," ujar salah seorang petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni, Kamis 29 Oktober 2020.

Sementara itu, sopir bus Sempati Star  Bausar Siahaan (53) menjelaskan kedua penumpang itu naik bus yang dikemudikannya dari tempat yang berbeda.

"Satu naik di loket, satunya setop di pinggir jalan," katanya.

Kedua penumpang pria yang belum diketahui identitasnya itu naik bus bukan dari kota Medan, Sumatera Utara, melainkan dari kota Kisaran, Kabupaten Asahan.

"Naik dari Kisaran, katanya bawa sabu dua kilo, kalau tahu bawa sabu pasti tidak saya naikan," ujarnya.

Sayangnya, saat di konfirmasi melalui pesan Whatsapp massenger Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution enggan menjawab, meskipun pesan sudah terbaca.

Winarko







Berita Terkait



Komentar