#pencurian#kriminal#beritalampung

Polisi Gadungan Rampas Motor Warga di Area Persawahan

( kata)
Polisi Gadungan Rampas Motor Warga di Area Persawahan
Tersangka Anto ditangkap usai menjadi buron sejak Agustus 2020. Dok Polsek


Pringsewu (Lampost.co) -- R alias Anto, 38, polisi gadungan perampas motor warga akhirnya ditangkap. Anto sempat diburu selama hampir satu tahun, tepatnya sejak 8 Agustus 2020.

Anto ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah, Lampung, Rabu sore, 7 Juli 2021.

Anto dan dua kawannya, HN dan PP, beraksi pada 8 Agustus 2020. Dia menyamar sebagai polisi lalu merampas motor Setiono, 21, dan Lenggrana, 19, di area persawahan Pekon Kaputran, Sukoharjo. Dalihnya, dua pemuda itu terlibat kasus narkoba.

Kapolsek Sukoharjo, Iptu Timur Irawan, mengatakan, sebelum merampas motor, Anto cs sempat pura-pura memeriksa handphone korban. Lalu, mereka memaksa korban mengikutinya ke arah Sukoharjo. Awalnya korban Agung Setiono yang mengemudikan motor dan membonceng pelaku. Namun, saat di Jalan Raya Pekon Podosari, pelaku meminta untuk mengemudikan motor. 

Namun, saat di area persawahan, pelaku menghentikan motor dan menodongkan senjata api ke korban sambil mengambil paksa motor. "Atas kejadian itu korban kehilangan satu unit motor Honda Beat BE 4930 UR dan dua unit ponsel. Total kerugian korban mencapai Rp18 juta," ungkap Iptu Timur.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sebagai anggota polisi dan membekali diri dengan senjata api rakitan dan amunisinya. "Tersangka saling bagi tugas," katanya.

Tersangka HN bertugas sebagai pelaku utama yang merampas barang sedangkan Anto menyiapkan rumah untuk merencanakan aksi dan menyiapkan motor Yamaha RX King. 

Selain itu Anto juga berperan menjemput pelaku lain dan mengangkut motor hasil kejahatan menggunakan mobil.

“Dari hasil pencurian itu, tersangka Anto mendapat bagian satu unit ponsel,” jelasnya.

Atas perbuatanya, Anto dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar