#beritalampung#beritabandarlampung#mafiabbm

Polisi Didorong Bongkar Mafia Solar Sampai ke Pelosok Daerah

( kata)
Polisi Didorong Bongkar Mafia Solar Sampai ke Pelosok Daerah
Pembongkaran penimbunan solar 10 ton di Telukbetung Selatan, Bandar Lampung. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co): Lampung Police Watch (LPW) mendorong Polda Lampung bersama jajarannya membongkar mafia penimbun bahan bakar minyak (BBM) hingga ke pelosok daerah.

Ketua LPW M.D Rizani mengatakan polisi harus terus membongkar mafia solar bukan hanya ketika ada atensi dari pimpinan Polri.

"Kalau memang benar mau serius bongkar sampai ke akar-akarnya tidak hanya putus di bawah," ujarnya saat dihubungi, Selasa, 6 September 2022.

Menurutnya masih banyak mafia-mafia penimbun solar yang lebih besar dan beroperasi sudah lama. "Hanya saja ini belum terungkap oleh Polda Lampung dan jajaran," katanya.

Baca juga: Pejabat Disperkim Pesisir Barat Ditahan Diduga Korupsi Pembangunan Jembatan

"Saya yakin masih banyak mafia-mafia solar diluar sana yang belum terungkap. Polisi harus mengawasi setiap hari SPBU yang ada di Lampung," sambungnya.

Menurutnya kemungkinan besar mafia-mafia tersebut bekerja sama dengan pihak SPBU (operator SPBU). Sebab operator SPBU pasti tahu mobil yang mengisi solar dimodifikasi atau tidak.

"Ya pasti tau mereka karena mobil tersebut selalu berulang ngisinya. Dan kapasitasnya melebihi batas, masa gak curiga," katanya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Lampung meringkus sembilan pelaku mafia penimbun solar bersubsidi di wilayah Lampung, Minggu, 4 September 2022.

Kelima pelaku diringkus eks gudang kontainer di Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan, inisial MH (20), JH (33), YD (43), AS (20), SA (17), dan empat pelaku lainnya diamankan ditempat berbeda yakni DK (33), JF (23), AM (44), dan RJ (21).

Adi Sunaryo








Berita Terkait



Komentar