#Kejahatan#Pencurian#WayKanan

Polisi di Way Kanan Ringkus Pencuri Sepeda Motor

( kata)
Polisi di Way Kanan Ringkus Pencuri Sepeda Motor
(Dok Polsek Rebangtangkas Kabupaten Way Kanan/Lampost.co)

Way Kanan (Lampost.co) -- Unit Reskrim Polsek Rebangtangkas meringkus pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) kendaraan bermotor. Aparat menangkap pelaku di Kampung Lebak Peniangan, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan.

"Kronologis kejadian pada Minggu, 8 Maret 2020, sekitar pukul 01.00 WIB. Pelaku PA memanjat tembok belakang gudang rumah milik korban Lasidi," ujar Kapolsek Rebang Tangkas IPTU Kodariah, dikonfirmasi, Sabtu, 14 Maret 2020.

Ia menambahkan setelah pelaku masuk ke dalam gudang, langsung mengambil satu1 unit sepeda motor Suzuki TS Jumbo dengan kunci kontak masih terpasang di motor. Pelaku juga mengambil satu karung beras 40 kilogram.

"Selanjutnya pelaku ke luar melalui pintu gudang yang tidak digembok dan melarikan diri. Pelaku berinisial PA (19) ini warga Kampung Madangjaya, Kecamatan Rebangyangkas, Kabupaten Way Kanan," ucapnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian satu unit kendaraan bermotor dan 40 Kg beras. Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rebangtangkas. Dari laporan ini aparat kemudian melakukan penyelidikan.

"Penangkapaan PA dapat dilakukan pada Sabtu, 14 Maret 2020, sekitar pukul 01.00 WIB. Personil Unit Reskrim Polsek Rebangtangkas mendapatkan informasi tersangka berada di rumah warga di  Dusun Sinar Lubai, Kampung Tanjung Tiga, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan."

Ia mengatakan petugas yang mendapatkan informasi itu kemudian melakukan penyergapan. Pada pukul 02.00 WIB, aparat tiba di lokasi dan melakukan penangkapan terhadap tersangka tanpa melakukan perlawanan.

Selanjutnya PA dibawa ke Polsek Rabangtangkas bersama barang bukti satu unit kendaraan R2 Merk Suzuki TS Jumbo trondol hitam dengan Nopol B 4365 SX guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarakan keterangan pelaku diketahui ia tidak melakukan pencurian sendiri melainkan bersama rekannya yang kini masih DPO. Rekannya itu berperan menunggu di luar untuk memantau situasi.

"Atas perbuatannya pelaku dapat diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” ungkapnya.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar