#Kejahatan#Narkoba

Polisi di Tulangbawang Bekuk Tiga Penyalahguna Narkoba

( kata)
Polisi di Tulangbawang Bekuk Tiga Penyalahguna Narkoba
Ilustrasi: Medcom.id


Menggala (Lampost.co) -- Satuan Reserse Narkoba Polres Tulangbawang menggrebek sebuah rumah di Kampung Purwajaya, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang. Dari operasi tersebut polisi mengamankan tiga orang penyalahguna narkoba.

Ketiga tersangka yang diamankan yakni Davika (34), pemilik rumah, serta dua rekannya Hidirsyah (40), dan Willy Bedri (23). Keduanya merupakan warga Kampung Bakung Ilir, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro melalui Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra mengatakan, ketiga tersangka merupakan pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Para tersangka ditangkap tanpa perlawanan di kediaman Davika, Rabu, 4 November 2020 sekira pukul 20.00 WIB. Para tersangka beserta barang bukti sabu-sabu 0,78 gram dan berbagai alat hisap sabu.

"Ketiga pelaku ini merupakan pemakai sekaligus pengedar narkoba, karena hasil test urine ketiganya positif," kata Anton, Sabtu, 7 November 2020.

Anton menjelaskan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan masyarakat kepada anggotanya. Informasi yang didapat menyebutkan jika sebuah rumah yang ada di Kampung Purwajaya dicurigai kerap dijadikan lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba.

Berbekal informasi tersebut, terang dia, petugasnya kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi.

Saat dipastikan rumah yang dimaksud sedang ada penghuninya, anak buah langsung melakukan penggerebekan dan penggeledahan. Ketiga tersangka, lanjut dia, kedapatan baru saja mengkonsumsi barang terlarang, karena didapati barang bukti sabu sisa pakai di dalam kaca pirex.

"Selain berhasil menangkap tiga orang pelaku, petugas juga menyita barang bukti satu bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat bruto 0,78 gram, tabung kaca pyrex yang masih terdapat sisa sabu, 6 bungkus plastik klip kosong, pipet yang ujungnya runcing (sendok sabu), kotak plastik transaparan, dan alat hisap sabu (bong)," katanya.

Saat ini para tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar