#Kejahatan#Pencurian

Polisi di Tuba Bekuk Pembobol Sarang Walet

( kata)
Polisi di Tuba Bekuk Pembobol Sarang Walet
Tersangka saat diamankan di Mapolres Tulangbawang. (Dok Polres Tuba).

Menggala (Lampost.co) – Jajaran kepolisian di Tulangbawang membekuk Sulaiman alias Tejo, pelaku pencurian sarang walet. Tersangka diketahui juga pernah membobol waralaba di wilayah hokum Polres Tuba.

Daftar kasus maling yang pernah digarap Sulaiman alias Tejo di dua lokasi dengan dua kelompok berbeda. Sulaiman merupakan warga Jalan Pisang, Kampung Gedungkarya Jitu, Kecamatan Rawajitu Selatan, Tulangbawang.

Pria 30 tahun itu, selain terlibat pencurian sarang burung walet ternyata juga terlibat dalam kasus pembobolan Toko Waralaba atau Alfamart yang ada di kampungnya.

Pelarian buronan kasus maling di dua lokasi kejadian itu akhirnya terhenti, setelah Tekab 308 Polres Tulangbawang membekuknya di Pasar Rawajitu Selatan, Rabu 19 Agustus 2020 sekira pukul 21.00 WIB.

Kapolres Tulangbawang AKBP Andy Siswantoro mengatakan, hasil dari pemeriksaan diketahui tersangka turut terlibat kasus pencurian toko waralaba yang ada di kampungnya sendiri.

Pada kasus tersebut tersangka melakukannya bersama dua rekannya yakni M Pebri Setiono (26), dan satu pelaku saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian setempat.

Ketiga tersangka berakasi pada Rabu, 8 Januari 2020, sekira pukul 02.00 WIB. Para pelaku masuk saat toko sudah tutup dengan cara merusak kunci pintu. Di toko itu, mereka menggasak sejumlah bungkus rokok dengan nilai kerugian Rp6 juta.

"Dalam melakukan aksi kejahatannya, pelaku SN tidak sendirian tetapi bersama dengan M Pebri Setiono yang sudah terlebih dahulu ditangkap dan sedang menjalani hukuman di Rutan Klas ll B Menggala. Sementara satu orang lagi rekannya sampai saat ini masih buron," kata Andy, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Di bulan berikutnya tepatnya pada, Rabu 26 Februari 2020, terang Andy, Sulaiman alias Tejo kembali melancarkan aksinya. Namun kali ini, ia beraksi dengan kelompok berbeda.

Kali ini Sulaiman melancarkan aksinya bersama Murod Bustomi (44) warga Kampung Bumidipasena Makmur, Kecamatan Rawajitu Timur mencuri 15 kg sarang burung walet senilai Rp150 juta yang ada dikampungnya sendiri. Mereka masuk ke dalam gedung walet dengan cara merusak gembok pintu.

"Sama halnya saat membobol Toko Alfamart, Sulaiman tidak bekerja sendiri tetapi bersama rekannya Murod. Tetapi Murod sudah terlebih dahulu ditangkap dan saat ini sedang menjalani hukuman di Rutan Klas ll B Menggala," ujar dia.

Selain menangkap tersangka, imbuh Andy, turut disita barang bukti tas warna coklat yang berisikan kunci letter T. Saat ini, tersangka tengah ditahan di Mapolres Tulangbawang. Ia terancam dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan 7 tahun kurungan penjara.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar