#jalinbar#beritalampung3rawanlongsor

Polisi bersama Dinas PUPR Petakan Lokasi Rawan Longsor di Jalinbar

( kata)
Polisi bersama Dinas PUPR Petakan Lokasi Rawan Longsor di Jalinbar
Foto. Dok

Krui (Lampost.co) -- Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi bersama Kasat Lantas Polres Lampung Barat Iptu Raphi Hendrawan bersama petugas dari Dinas PUPR Provinsi Lampung Diki dan Rumayadi  mengecek lokasi rawan longsor di jalan lintas barat tepatnya di KM321 kawasan TNBBS Pekon Rataagung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu, 11 Desmeber 2019.

Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi menjelaskan jalan amblas yang terjadi di kilometer 321 menyebabkan penyempitan badan jalan.

Dinas PUPR Lampung akan melakukan penanganan sementara yakni memasangan banner peringatan tanah longsor dan rambu-rambu lalu lintas. Selain itu memasangan pembatas jalan dengan karung pasir untuk mencegah pelebaran longsor. 

Menurutnya, pembangunan dilakukan secepatnya oleh Pemerintah Pusat. Selain mengecek jalur, pihaknya juyga memetakan black spot, trouble spot di jalan lintas barat  Krui-Lemong hingga di perbatasan Bengkulu. "Kegiatan ini sebagai persiapan menyambut Operasi Lilin Krakatau 2019," kata dia.

Tujuannya untuk menemukan titik rawan laka lantas, macet, longsor, dan  amblas. Dilakukan pula pemetaan kontur geografis median jalan sepanjang jalur lintas barat Kabupaten Pesisir Barat. "Jalan yang ditemukan rawan kecelakaan akan dipasang banner/plang sebagai tanda peringatan bagi pengendara," paparnya. 

Dalam kegiatan itu, pihaknya juga  menemukan 3 titik jalan rawan longsor dan 3 titik rawan amblas yaitu di KM 321 Manula Pekon Rataagung Kecamatan Lemong.  Kemudian di KM 257 juga ditemukan 1 titik rawan longsor pada sebelah kiri badan jalan arah Krui-Lemong setelah Lokasi Wisata Goa Matu.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar