#BERITAWAYKANAN#SABU#NARKOBA

Polisi Bekuk Warga Simpan Sabu di Kantong Celana

( kata)
Polisi Bekuk Warga Simpan Sabu di Kantong Celana
Barang bukti yang ditemukan (Dok Satresnarkoba Polres Way Kanan)


Way Kanan(Lampost.co) --  Anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan membekuk seorang pelaku yang diduga melakukan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu di Kampung Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan. Barang bukti (BB) tersebut ditemukan didalam kantong celana depan sebelah kanan pelaku.


Kasat Narkoba Polres Way Kanan Iptu Mirga Nurjuanda, menuturkan tersangka berinisial ARC (40), warga Desa Bantan, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten OKU Timur  Sumatera Selatan. Penangkapan bermula pada Kamis, 11 Maret 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kampung Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung menuju Kampung Way Tuba, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi menangkap laki-laki berinisial ARC tanpa perlawanan. Polisi juga menyita BB yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika. BB tersebut ditemukan dalam kantong celana depan sebelah kanan pelaku.

Pada kantong celana depan pelaku itu ditemukan satu bungkusan kertas timah rokok yang didalamnya terdapat satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang kecil berisikan kristal putih diduga sabu -sabu dengan berat bruto sekitar 0,37 gram.

Selain itu, pada kantong celana depan sebelah kiri, ditemukan satu buah kotak permen yang didalamnya terdapat dua lembar plastik bening ukuran kecil bekas pakai dan  satu unit ponsel merek Nokia berwarna biru. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan guna penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat empat tahun. 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar