#Kejahatan#Penggelapan

Polisi Bekuk Supir Truk Ekspedisi Jual Muatan ke Penadah

( kata)
Polisi Bekuk Supir Truk Ekspedisi Jual Muatan ke Penadah
Tekab 308 Polres Lamteng menangkap supir truk beserta tiga terduga penadah. (Dok Polres Lampung Tengah/Lampost.co)

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Aparat kepolisian di Lampung Tengah menangkap seorang supir truk ekpedisi karena menjual muatan yang seharusnya diantar ke Bandar Lampung. Polisi menangkap pelaku berikut tiga terduga sebagai penadah.

"Penangkapan terhadap RH (41), warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung berawal dari laporan korban, Budi Arman, ke Polsek Panjang, pada 29 Januari lalu," ujar Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Yuda Wira Negara, Sabtu, 29 Februari 2020.

Ia menerangkan RH sebagai sopir truk membawa sagu kiriman dari korban sebanyak 20 ton (880 sak) dari Tulangbawang menuju Bandar Lampung. Tetapi sampai di tujuan hanya tersisa 654 sak.

Merasa dirugikan, lanjutnya, korban melapor ke Polsek Panjang. Setelah dilakukan penelusuran, sebanyak 226 sak sagu dijual di Lampung Tengah, tepatnya di Kampung Wates, dekat SPBU.

Kemudian polisi menangkap RH, sebagai sopir truk, dan memperoleh keterangan pelaku beralasan kehabisan ongkos. Lantas sagu milik korban dijualnya kepada US, HF dan RW sebesar Rp100 ribu per sak. Hasil pengembangan ini, polisi menangkap ketiga terduga sebagai penadah barang hasil kejahatan tersebut.

"Korban melapor ke Polsek Panjang. Setelah diselidiki, TKP nya di Wates, Lampung Tengah," terang Kasatreskrim.

Rencananya, RH, dijerat dengan pasal 372 KUHPidana. Sedangkan US, HF dan RW dijerat Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman 4 tahun penjara.

Abdul Gafur



Berita Terkait



Komentar