#KRIMINAL#BERITALAMPUNGBARAT

Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Ibu Rumah Tangga

( kata)
Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Ibu Rumah Tangga
Ilustrasi: Medcom.id


Liwa (Lampost.co) -- Petugas Unit Reskrim Polsek Sekincau, Polres Lampung Barat, membekuk Hendra (28), warga Bakhu, Kecamatan Batubrak, Lampung Barat karena melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga, Kamis, 10 Juni 2021. Korbannya adalah Taminah (50) warga Pekon Tebaliokh, Kecamatan Batubrak.

Kapolsek Sekincau Kompol Sukimanto mengatakan kejadian penganiayaan itu terjadi pada Senin, 1 Februari 2020. Kejadian itu diketahui awalnya sekitar pukul 12.00 WIB suami korban Sarjono (55) sedang berada di Balai Pekon Tebaliokh. Tak lama kemudian datang seorang warga yang memberitahu dan memintanya pulang ke rumah. 

Lalu suami korban pulang dan sesampainya di rumah itu ia melihat istrinya yakni Taminah sudah dalam kondisi pingsan di ruang tengah rumahnya. Setelah diperiksa ternyata korban mengalami kondisi luka memar dibagian perut, luka memar di bagian punggung, dan luka memar di leher belakang. Sekitar pukul 13.00 WIB saat korban sadar, suami korban menanyakan peristiwa yang menimpanya itu. Korban lalu menjelaskan, jika dirinya telah dianiaya oleh orang tak dikenal dengan cara posisi wajah pelakunya ditutup dengan kain batik.

Saat dianiaya korban sempat mendengar suara pelaku yang mengatakan ‘'mati kamu'. Lalu pelaku memukul tubuh korban sebanyak tiga kali dengan menggunakan kayu hingga korban terjatuh sampai tidak sadar. Mendapat laporan itu, suami korban langsung melapor ke Polsek Sekincau. Petugas lalu melakukan penyelidikan yang kemudian berhasil mendapatkan identitas pelakunya. Kemudian pada Kamis, 10 Juni 2021, petugas unit Reskrim Polsek Sekincau mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Pekon Bakhu, Kecamatan Batuketulis .

Petugas lalu menuju lokasi dan mengamankan pelakunya. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata tersangka juga diduga melakukan pencurian di pekon Tembelang, Kecamatan Bandarnegeri Suoh serta juga merupakan seorang residivis pencurian dengan pemberatan (curat) tahun 2010 dan tahun 2018. Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHPidana tentang tindak pidana Penganiayaan dan pasal 362 KUHPidana tentang Pencurian.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar