cabullampura

Polisi Bekuk Pelaku Cabul di Lampung Utara

( kata)
Polisi Bekuk Pelaku Cabul di Lampung Utara
Tersangka pencabulan anak balita diamankan petugas Polres Lampung Utara, Sabtu (4/7/2020). malam. Dok Polres.

Kotabumi (Lampost.co) -- Anggota Unit PPA Sat Reskrim Polres Lampung Utara meringkus seorang pelaku pencabulan terhadap anak bawah umur berinisial DK (6). Ia ditangkap saat bersembunyi di dekat Stasiun KA Kotabumi, Sabtu, 4 Juni 2020, pukul 18.30 WIB.

Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan. Tersangka melakukan aksi bejatnya sebanyak dua kali di rumah kakak tersangka. Tersangka adalah Subiarto (42), warga Bantuan, Fajar Bulan, Lahat, Sumatera Selatan.

 Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih Andri Putranto kepada Lampost.co, Minggu, 5 Juli 2020, mengatakan, tersangka ditangkap usai melakukan aksi pencabulan kepada korban.  "Tersangka kini telah diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka masih berkelit atas perbuatannya. Ia hanya mengakui memegang tubuh korban saja. "Saya hanya memegang tubuh korban saja saat dirinya membawa korban pergi ke rumah ayuknya tersebut.

Sementara itu, menurut hasil visum diketahui pada bagian kemaluan korban mengalami lecet. Sedangkan perbuatan tersangka diketahui oleh orang tuanya saat anak nya diantarkan pulang kerumahnya oleh tersangka. Kemudian korban mengadu bahwa bagian kemaluanya sakit.

Mengetahui hal itu, orang tua korban langsung melapor ke aparat kepolisian.  "Saat ini kami masih terus melakulan upaya penyidikan dan pengembangan atas kasus ini,"katanya.

Tersangka juga diketahui telah memiliki istri dan sudah satu tahun tersangka ditingal oleh  istrinya ke Pelembang Sumatera Selatan.  Atas perbuatnya tersangka akan dijerat  pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU RI Nomor 23 tahun 2002 menjadi UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar