#sabu#tanggamus

Polisi Bekuk 5 Pemakai Sabu di Tanggamus

( kata)
Polisi Bekuk 5 Pemakai Sabu di Tanggamus
Tim Satresnarkoba Polres Tanggamus ciduk 5 terduga pelaku penyalahgunaan sabu

Kota Agung (Lampost.co) --  Lima pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu diciduk tim Satresnarkoba Polres Tanggamus di 2 lokasi berbeda. Dari kelima pelaku ini, tiga diantaranya merupakan resedivis kasus narkoba, Kamis, 2 April 2020.

Tiga resedivis ini berinisial MR alias Lan (39), SM (33) dan SA alias Elo (40). Sedangkan dua terduga lainnya berinisial FE alias Ebi (31) dan AN (29). Kelimanya dibekuk di wilayah seputaran Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus.

Turut diamankan 1 paket sabu, alat hisap sabu/bong, sejumlah ponsel serta 2 motor yang digunakan oleh para pelaku.

Menurut Kasatresnarkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan, MR alias Lan dan SM ditangkap saat berada di rumah MR. Sementara SA alias Elo, FE alias Ebi dan AN ditangkap di Jalan Raya Pekon Negeri Ratu, pada Rabu, 1 April 2020, petang.

Terungkap jika modus peredaran sabu yang dilakukan para pelaku dengan menggunakan aplikasi chat Whatsapp. Fakta ini diperkuat dengan adanya chat WA di handphone para terduga.

Penangkapan kelima pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Kotaagung akan terjadi transaksi Narkoba. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan terhadap informasi ini dan ternyata benar adanya.

"Awalnya kami menangkap dua terduga yakni MR dan SM di kediaman MR Pekon Negeri Ratu. Lalu kami lakukan pengembangan dan berhasil menciduk 3 pelaku lainnya," kata Kasat mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Tim Satresnarkoba berhasil menangkap ketiga pelaku lainnya berdasarkan hasil pengembangan kasus saat penangkapan. Saat mendapatkan informasi tiga pelaku lainnya, petugas melakukan pengejaran dan berhasil menangkap para pembeli barang terlarang tersebut.

"Jadi dari para pelaku ada yang merupakan jaringan pengedar sabu di wilayah Kotaagung. Modusnya dengan berjanjian di penggir jalan via chat WhatsApp," ujarnya.

Saat ini, Satresnarkoba tengah melakukan pemeriksaan intensif mengenai peran para pelaku. Diketahui jika MR dan SM menerima pesanan dan memerintahkan kurir untuk mengantar kepada ketiga terduga. Dalam hal ini pihak kepolisian juga sedang mengejar pelaku yang berperan sebagai kurir.

Atas perbuatan para pelaku, saat ini pihak Satresnarkoba menerapkan pasal 112 junto 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman minimal 4 tahun penjara.

Setiaji Bintang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar