#lamteng#pemerasan

Polisi Amankan Seorang Pelaku Pemerasa di Jalisum Lampung Tengah

( kata)
Polisi Amankan Seorang Pelaku Pemerasa di Jalisum Lampung Tengah
Pelaku HF, yang kini berada di Mapolres Lampung Tengah. dok Polres Lamteng


Lampung Tengah (Lampost)-- Jajaran anggota Tekab 308 Polres Lampung Tengah mengamankan HF (35) seorang pelaku pemerasan terhadap sopir truk, yang kerap beraksi di Jalan Lintas Sumatera kabupaten setempat, pada Senin 20 Juni 2022.


Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menerangkan bahwa pelaku merupakan Warga Kampung Terbanggibesar, Kecamatan Terbanggibesar, Lamteng.

"HF ditangkap karena melakukan pemerasan terhadap korban Parjimen warga Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara yang sedang melintas melintasi Jalinteng Sumatera ruas  Terbanggi Besar  dengan mengendarai mobil Truk bermuatan singkong dari arah Lampura," kata Kapolres.

Modus oprendi pelaku saat beraksi, dengan cara menghadang korban dengan menggedor gedor pintu mobil dan langsung meminta uang kepada korban, karena merasa takut, akhirnya korban memberikan uang kepada pelaku sejumlah Rp10 ribu.

"Pada saat anggota kami melakukan patroli sapu bersih aksi premanisme dan cegah 3C ke arah Terbanggi Besar, petugas melihat pelaku menghadang korban dengan menggedor gedor pintu mobil dan meminta uang kepada Sopir Truck,  kemudian pelaku langsung kami amankan," paparnya.

Pelaku berikut barang bukti berupa uang tunai senilai Rp. 66.000 dibawa ke Polres Lampung Tengah guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

"Saya bersama jajaran berkomitmen akan menindak tegas dan menyapu bersih aksi-aksi premanisme di wilayah hukum Polres Lampung Tengah yang meresahkan masyarakat khususnya pengguna jalan," katanya.

Ia, mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban pemerasan agar segera melapor ke layanan Kepolisian 110 gratis bebas pulsa atau ke kantor Polisi terdekat. Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, Pelaku HF dijerat dengan Pasal 368 KUHPidana dengan ancaman paling lama 9 tahun penjara.

Dian Wahyu K








Berita Terkait



Komentar