#Penyelundupan#Celeng

Polisi Amankan 700 Kg Daging Celeng di Bakauheni

( kata)
Polisi Amankan 700 Kg Daging Celeng di Bakauheni
KSKP Bakauheni gagalkan penyelundupan daging celeng tanpa dokumen di pelabuhan Bakauheni. Lampost /dok Polres Lamsel


Kalianda (Lampost.co) -- Petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni mengamankan ratusan kilogram daging celeng tanpa dokumen di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa, 2 Februari 2021, pukul 05.00 Wib.

Daging celeng seberat sekitar 700 kg itu dibungkus dalam 18 karung warna putih diangkut menggunakan kendaraan minibus Daihatsu B-2154-TZZ yang dikemudikan Octavianus (27), warga Curug, Tangerang, Banten.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni AKP Ferdiansyah menjelaskan daging celeng diangkut dari Desa Tridarmayoga, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, rencananya akan dibawa ke daerah Tangerang.

"Pengakuan sopir akan dibawa ke Tangerang," kata dia, Rabu, 3 Februari 2021.

Untuk mengelabui petugas, ratusan kilogram daging celeng dalam karung ditutupi plastik warna hitam dan diletakkan dibagian tengah kendaraan minibus warna silver.

"Meskipun ditutupi tidak berhasil lolos dari pemeriksaan," katanya.

Mantan Kepala KSKP Panjang itu menjelaskan pengemudi mengaku hanya mengantar ke tempat tujuan dengan upah Rp500 ribu.
"Daging celeng milik warga Desa Tridarmayoga, Kecamatan Ketapang," ujarnya.

Pengemudi berikut barang bukti daging celeng tanpa dokumen serta kendaraan minibus diamankan ke Mapolsek Pelabuhan Bakauheni.

"Sudah diamankan sedang menjalani pemeriksaan," kata dia.

Perbuatan yang dilakukan tersangka melanggar pasal 88 huruf a dan c UU RI No 21/2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan.

"Masih dilakukan pengembangan terkait kepemilikan," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar