#penistaanagama#nabipalsu

Polisi Ajukan Ekstradisi Seret Paul Zhang dari Luar Negeri

( kata)
Polisi Ajukan Ekstradisi Seret Paul Zhang dari Luar Negeri
Jozeph Paul Zhang. dok youtube


Jakarta (Lampost.co) -- Bareskrim Polri dan Divisi Hubinter Polri menggelar koordinasi dengan Otoritas Pusat dan Hubungan Internasional (OBHI) dan Ditjen AHU Kemenkumham soal penanganan kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan Jozeph Paul Zhang.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan salah satunya adalah mengajukan permohonan ekstradisi untuk menangkap Jozeph.

"Hasil rapatnya adalah yang pertama mengirimkan permohohan ekstradisi atas nama JPZ," kata Ahmad, Sabtu, 1 Mei 2021.

Tak hanya itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Negara Jerman dan Belanda untuk melacak keberadaan dari penista agama yang mengaku Nabi ke-26 itu.

"Yang kedua berkoordinasi dengan sentral otority Eropa terutama Jerman dan Belanda untuk mencari keberadaaan JPZ kemudian melengkapi administrasi permohonan ekstradisi atas nama JPZ," tutur Ahmad.

Dengan adanya permohonan ekstradisi tersebut, Ahmad berharap Jozeph Paul Zhang dapat segera diciduk dan dibawa ke Indonesia.

Sebelumnya, Jozeph diburu polisi lantaran melakukan diskusi virtual di media sosial dan acap kali mengeluarkan kalimat yang diduga menistakan agama Islam. Dia beberapa kali mengeluarkan kalimat yang dianggap mengolok-olok agama Islam.

Atas perbuatannya, Jozeph dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang larangan menyebarkan informasi yang mengandung unsur kebencian atau permusuhan, serta Pasal 156a KUHP terkait penistaan agama.

Winarko







Berita Terkait



Komentar