#hoaks

Polda Ultimatum Pembuat dan Penyebar Hoaks Warning Zone Korona

( kata)
Polda Ultimatum Pembuat dan Penyebar Hoaks Warning Zone Korona
Ilustrasi.Mediaindonesia.com


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Polda Lampung mengimbau masyarakat agar jangan langsung memercayai dan mudah membagikan informasi terkait korona yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Apalagi, beredar pesan berantai di WhatsApp berbentuk foto, kecamatan, dan titik-tirk yang masuk warning zone.

Adapun tempat-tempat yang diisukan harus dihindari masyarakat adalah Langkapura, Kedaton, Kemiling, Sukarame, Telukbetung Selatan, dan Sukarame. Padahal sudah dipastikan Dinas Kesehatan Lampung informasi tersebut hoaks atau sesat.

"Saya minta masyarakat jangan panik, jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum valid, saring sebelum sharing," ujar Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Subakti melalui PS Kasubdit V Cyber Crime, Kompol Rahmad Mardian, Minggu, 22 Maret 2020.

Dia bahkan memperingatkan warga yang dengan sengaja membuat atau mendesain informasi hoaks tersebut bakal ditindak dan ditangkap. Polda Lampung sudah menangkap dua ibu rumah tangga yang menyebarkan hoaks korona dan meresahkan masyarakat. Mereka dijerat dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

"Kami bakal tindak orang yang sengaja mendesain dan menyebarkan hoaks ini. Sudah ada contohnya kemarin," katanya.

Muharram Candra Lugina







Berita Terkait



Komentar