#Pencabulan#Kriminal#Lampung#Asusila

Polda Tahan Guru Ngaji Tersangka Pencabulan Anak

( kata)
Polda Tahan Guru Ngaji Tersangka Pencabulan Anak
Muhammad Yaman (37), ditetapkan sebagai tersangka asusila terhadap beberapa muridnya yang berusia belia. (Foto: Asrul Septian Malik/Lampost.co)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung menetapkan Muhammad Yaman (37), sebagai tersangka perbuatan asusila terhadap beberapa muridnya yang berusia belia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombespol M. Barly mengatakan, MY kini telah ditahan setelah diamankan di kediamannya, di Telukbetung Utara pada Selasa, 17 September 2019.

"Kemarin ada beberapa warga mengadu ke Polda, jadi kita tindak lanjuti, kita periksa, dan dikuatkan dengan visum yang ada, alat bukti sudah cukup," ujar M. Barly, Rabu 18 September 2019.

Barly menambahkan, memang pihak mendapatkan informasi ada sekitar 20 lebih gadis cilik diduga menjadi korban. Namun, yang sudah dipastikan yakni 2 orang melapor di Polda, dan 4 orang melapor di Polresta.

"Jadi ada juga ternyata laporan di polresta dan pelakunya sama, sementara ada saksi korban, jumlah 20an itu masih kita dalami," kata alumnus Akabri 1993 itu.

Modus yang dilakukan oleh Yaman, yakni dengan memegang alat kelamin korban ketika sedang mengadakan kegiatan keagamaan (mengaji). "Kan lokasinya di rumah dia," katanya.

Pelaku dijerat Ppasal 82 UU No.35 tahun 2014 atas perubahan UU No.22 tahun 2003 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang guru ngaji berinsial MY warga Telukbetung Utara di Laporkan ke Mapolresta Bandar Lampung, atas dugaan asusila terhadap beberapa muridnya

Laporan tersebut tertuang dalam surat laporan nomor LP/B/3084/2019/VIII/2019/LPG/Resta Balam per 18 Agustus 2019.

Kerabat korban berinisial TR mengaku keponakannya berinsial DA menjadi korban dan sudah berulang kali. Selain itu, ada tiga korban lagi yang masih murid MY yakni SA, KA dan KI.

Perbuatan cabul sang guru diketahui lantaran DA mengeluhkan alat kelaminnya yang sakit, pada 16 Agustus 2019. Akhirnya ia mengaku kalau MY lah yang diduga melakukan hal tersebut.

Lantas pihaknya bersama keluarga korban lain, melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Bandar Lampung. Bahkan, dari informasi yang ia dapat, diduga yang menjadi korban asusila MY, setidaknya ada 20 anak lagi yang akan melapor.

Ternyata, para korban melapor ke Mapolda Lampung, agar perkara tersebut ditangani.

Asrul Septian Malik

Berita Terkait

Komentar