#lingkungan

Polda Lampung Tutup Tambang Batu di Campang Raya

( kata)
Polda Lampung Tutup Tambang Batu di Campang Raya
Lokasi penambangan batu di Bukit Campang Raya, Sukabumi. Dok Walhi Lampung


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Subdit IV Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Lampung menyelidiki dugaan penambangan ilegal di Bukit Campang Raya, Sukabumi.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, Polda sudah memasang garis polisi di lokasi tambang sejak Selasa, 16 Maret 2021. Penutupan dilakukan atas pertimbangan laporan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Eksekutif Daerah Lampung. 

"Memang benar kami (Walhi) laporkan beberapa waktu lalu," ujar Manajer Advokasi Walhi Lampung, Edi Santoso, Rabu, 17 Maret 2021.

Dalam laporan Walhi dituliskan, pertambangan yang mengambil batu andesit dan material lainnya itu diduga tidak memiliki izin usaha pertambangan dan izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

"Mengubah bentang alam berpotensi menimbulkan longsor dan gempa, serta diduga tidak sesuai dengan Perda RTRW Kota Bandar Lampung," papar dia.

Walhi menegaskan, tambang ilegal melanggar Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 109.

Kemudian, dalam Peraturan Daerah Kota Bandarlampung Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2011-2030 dinyatakan, lokasi tersebut berada di dalam Kawasan Cadangan Pengembangan sebagaimana dijelaskan pada Pasal 52 ayat (2) huruf c point 3.

Dalam pasal tersebut dijelaskan, pengembangan kawasan perumahan dan permukiman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: c. Perumahan kepadatan rendah diarahkan pada: poin 3. BWK D area cadangan pengembangan di Kecamatan Sukabumi dan Tanjung Karang Timur.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar